INFO HAJI

Penantian sejak Umur 10 Tahun, CJH Termuda di Surabaya ini Akhirnya Berangkat

Laporan Anggi Widya Permani | Selasa, 07 Agustus 2018 | 11:30 WIB
Ana Farah Diba (18) warga Rungkut Surabaya, tercatat sebagai Jamaah Calon Haji (JCH) termuda pada tahun 2018 ini, di Embarkasi Surabaya. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Ana Farah Diba (18) warga Rungkut Surabaya, tercatat sebagai Jamaah Calon Haji (JCH) termuda pada tahun 2018 ini, di Embarkasi Surabaya. Bersama tiga anggota keluarganya, yaitu ayah, ibu, dan kakak perempuannya, Ana tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 61.

Di usianya yang masih muda itu, Ana mengaku sudah menyelesaikan pendidikannya di tingkat SMA dan baru saja dinyatakan sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri. Untuk menunaikan ibadah haji ini, Ana meninggalkan kegiatan Ospek di kampusnya.

"Kuliahnya di Malang, baru mau Ospek. Tapi tidak ikut, karena mau haji dulu. Alhamdulillah, senang banget bisa berangkat haji di usia termuda," kata Farah, di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Selasa (7/8/2018).

Ana menceritakan, orang tuanya telah mendaftarkan dirinya untuk ibadah haji pada tahun 2010 lalu. Saat itu, dirinya masih berusia 10 tahun. Penantian panjangnya selama 8 tahun, akhirnya membuahkan hasil. Tahun ini, dirinya bisa berangkat ke tanah suci bersama keluarganya dan menjadi haji termuda tahun ini.

"Waktu itu masih kelas 5 SD. Orang tua dan kakak saya mau mendaftar haji. Ibu saya sempat ragu mau mendaftarkan saya, karena usianya masih kecil dan belum mengerti. Setelah ditanyakan ke Kemenag, ternyata boleh. Karena kan tidak langsung berangkat, dan menunggu 8 tahun. Akhirnya saya didaftarkan juga," kata dia.

Ana berharap, keberangkatannya ke tanah suci tahun ini bisa menjadikan dirinya beserta keluarganya menjadi Haji yang mabrur. (ang/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.