JARING RADIO

Dikeluarkan dari Sekolah, Pelajar Bacok Kasek dan Satpam

Laporan Sentral FM Lumajang | Jumat, 19 Desember 2014 | 14:53 WIB
suarasurabaya.net - Gara-gara dikeluarkan (di-Drop Out/DO) dari sekolah lantaran kenakalannya sudah melampaui batas, pelajar SMAN Pasirian, Kabupaten Lumajang berinisial YM ini melampiaskan kekecewaannya dengan mengamuk di sekolahnya.

Dengan berbekal sebilah clurit, ia mencari guru bernama Doni Feri yang dituding telah menjadi penyebab pemecatannya di sekolah. Setelah guru yang dicari tak diketemukan, YM pun melampiaskan kemarahannya secara membabi-buta. Mobil pribadi Kepala Sekolah (Kasek) Wastu Aliyanto yang diparkir di halaman sekolah, dirusak kap mesinnya dengan sajam.

Mendapati kejadian itu, sang Kasek langsung mendatangi YM. Namun, ia malah menjadi sasaran bacok di bagian lehernya. Tidak hanya itu saja, dua satpam, masing-masing Wiwit Rohim dan Anang Subekti yang berusaha untuk menolong Kasek dari amukan YM, turut menjadi sasaran sabetan sajam di bagian leher dan punggung.

Tak urung ketiganya terluka, meski tidak terlalu parah. Pasalnya secara kebetulan, sajam yang dihunus YM tumpul. Tak lama, YM pun ditangkap beramai-ramai oleh sejumlah orang yang ada di sekolah tersebut. Sebelum akhirnya diserahkan ke aparat Polsek Pasirian yang langsung datang ketika mendapat informasi kejadiannya. Jumat (18/12/2014), YM pun ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Pasirian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Anang Subekti kepada Sentral FM mengatakan, bahwa YM datang ke sekolah dalam kondisi agak sempoyongan. Diduga kuat, YM dalam kondisi setengah sadar karena terpengaruh obat-obatan yang masuk daftar Okerbaya, (Obat Keras Berbahaya) yang digunakan untuk teler.

“Di sekolah, ia berteriak-teriak mencari Guru Doni Feri. Karena yang bersangkutan tidak ada, makanya ia merusak mobil Kasek dan membacok kami bertiga. Ia sepertinya tidak sadar karena obat-obatan,” katanya.

Perilaku YM selama sekolah, diakui Anang Subekti, memang kerap bermasalah karena kenakalannya. Sehingga ia dikeluarkan dari sekolah belum lama ini. “Karena itulah, ia kemudian melabrak sekolah dan mencari guru yang dituding telah menjadi penyebab ia di DO,” paparnya.

Akibat kejadian itu, Kasek Wastu Aliyanto, Wiwit Rohim dan Anang Subekti dilarikan ke Puskesmas Pasirian untuk perawatan sekaligus dimintakan visum guna penanganan perkara ini. “Dan, untuk YM saat ini sudah ditahan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di Mapolsek Pasirian,” demikian kata AKP Sugianto Kasubag Humas Polres Lumajang. (her/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.