JAZZ TRAFFIC

Mocca Konsisten Usung Musik Storytelling Pop di JTF 2017

Laporan Denza Perdana | Jumat, 18 Agustus 2017 | 23:16 WIB
Penampilan Mocca di Jazz Traffic Festival 2017, Mocca tampil untuk pertama kalinya di hari pertama, Jumat (18/8/2017). Foto : Dukut suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Mocca bukanlah band kemarin sore yang mendadak gaungnya didengar penikmat musik tanah air, tapi di Jazz Traffic Festival 2017, Mocca tampil untuk pertama kalinya di hari pertama, Jumat (18/8/2017).

Arina, Riko, Toma, dan Indra, para personel Mocca, konsisten mengusung musik yang mereka sebut "Storytelling Pop." Nessa dari M Radio mencatat, penampilan mereka di MLD Stage tetap membuat para Swinging Friends terbius oleh penampilan ceria dan menyenangkan mereka.

Kepada Nessa, Arina mengatakan, Jazz Traffic Festival 2017 yang mengusung banyak genre musik menurutnya akan membuat tidak hanya anak muda, tapi semua kalangan usia yang berkumpul menjadi satu mendapatkan wawasan musik yang lebih luas.

"Saya berharap, Jazz Traffic ini bisa semakin besar, semakin meluas, dan menggandeng lebih banyak musisi tanah air," ujar vokalis Mocca ketika ditemui di belakang panggung MLD Stage, di area outdoor stage.

Mocca, pada September mendatang akan menampilkan performance di Korea Selatan dan Adelaide, Australia.

Terbentuk sejak 1999, Mocca berawal dari project iseng antara Arina dan Riko sebagai band kampus yang pertama kali tampil di Inaugurasi kampus mereka sendiri.

Keduanya tidak pernah mengira bahwa project "Iseng-Iseng Berhadiah" ini bisa menjadi besar hingga dikenal sampai ke mancanegara.

"Nama Mocca juga sebenernya gara-gara Riko asal nyeplos aja biar band kita waktu itu punya nama. Kan enggak lucu kalo band kita namanya band dari angkatan tahun sekian. Hahaha," Kata vokalis yang selalu terlihat ramah dan menyenangkan ini.(nes/den)
Editor: Fatkhurohman Taufik



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Doa untuk Orang yang Buang...
Agus Bakrie Sudharnoko