JAZZ TRAFFIC

IndiHome Jazz Traffic Festival 2018 Pecah!

Laporan Ika Suryani Syarief | Senin, 03 September 2018 | 21:26 WIB
Penampilan Sheryl Sheinafia di IndiHome Jazz Traffic Festival 2018. Foto: Gatot Jazz Traffic
suarasurabaya.net - IndiHome Jazz Traffic Festival 2018 telah berlangsung pada 25 dan 26 Agustus 2018 lalu. Namun, kemeriahannya masih membekas di benak para penonton.

Josef Tommy, salah satu penonton setia asal Malang, mengaku sangat terkesan. Dia dan istri menonton sampai acara hari pertama selesai.

"Overall Jazz Traffic tahun ini pecah! Keren! Saya menikmati sampai tidak terasa sudah jam 12 malam lebih. Saya nonton sampai Via Vallen. Istri saya biasanya nggak joget, tapi kemarin joget," ujarnya saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Senin (3/9/2018) sore.

Bahkan, istrinya sempat protes, ingin diajak menonton Jazz Traffic Festival sejak tahun-tahun lalu. "Istri saya bilang, 'Kenapa nggak dari dulu? Ada event begini kamu gak ngasih tahu.' Saya jawab, 'Lho yang pertama saya ajak, kamu nggak mau.'," ujarnya lalu tertawa.

"Dia pikir hanya jazz murni, klasik. Ternyata ada berbagai genre. Anak saya nonton yang loud jazz. Ada Eet, Gilang," tambah Josef.

Kemudian, pada hari kedua atau Minggu (26/8/2018), Josef tidak menonton tapi anaknya menonton. "Kata anak saya, 'Sama Pa. Pecah banget! Ada Padi, ILP, Reza Arthamevia," katanya lagi.

Apresiasi juga memenuhi Instagram @jazztraffic. Akun @sylviabungap menulis, "Seru, pecah abisss see u tahun depan".

Kemudian @fanny_ardiansyah_ mengaku terharu melihat penampilan Piyu dan Fadly Padi. "Terharu aku melihat mereka manggung kembali dan di depan mata aku melihat perform mereka senang banget bisa nonton".

Tak ketinggalan, penggemar Raisa juga berkomentar. Akun olan.poll menulis, "Swayang Raisa".(iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.