KAMPOENG MEDIA

Studi Banding, Crew LPPL-RSPD FM 97,1 Soe Kunjungi SS Media

Laporan Dwi Yuli Handayani | Rabu, 28 Desember 2016 | 10:54 WIB
Crew LPPL-RSPD FM 97,1 Soe , NTT, saat mendapat penjelasan tentang website suarasurabaya.net, medsos SS Media di ruang redaksi New Media, Rabu (28/12/2016). Foto: Dwi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sebanyak lima orang dari Lembaga Penyiaran Publik Lokal-Radio Siaran Pemerintah Daerah (LPPL-RSPD) FM 97,1 Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi NTT berkunjung ke Suara Surabaya Media, Rabu (28/12/2016).

Lima orang tersebut di antaranya Godlif Teknisi, Bingger Penanggungjawab, Marthen dan Herto Penyiar serta Winda bagian administrasi.

Bingger penanggungjawab mengatakan, kunjungan ke Suara Surabaya Media kali ini dalam rangka studi banding untuk sharing-sharing ilmu penyiaran di Suara Surabaya.

"Kebetulan anak saya kerja juga di Surabaya dan dia menyampaikan kalau ada studi banding sebaiknya ke SS saja di Surabaya," kata Bingger.

Dengan kunjungan kali ini, kata Bingger, dengan banyaknya hal-hal yang sudah saling didiskusikan kali ini banyak yang sudah ditangkap.

"Dengan sedikit banyaknya hal-hal yang kami tangkap kali ini, nanti bisa kami terapkan di radio kami," ujar dia.

Dalam kunjungan ini, mereka juga berkesempatan berkunjung ke ruang penyiaran Radio Suara Surabaya dan ruang pemberitaan New Media. Crew LPPL-RSPD FM 97,1 Soe ini juga disambut dan mendapat penjelasan dari Errol Jonathans Direktur Suara Surabaya Media, Iman Dwi Hartanto Manager Suara Surabaya, serta sejumlah staf dari berbagai divisi SS Media. (dwi/ipg)

Teks Foto:
1. Iman Dwi Hartanto Manager Suara Surabaya mengajak Crew LPPL-RSPD FM 97,1 Soe masuk ke ruang Gatekeeper SS untuk mengudara.
2. Mendapat penjelasan seputar Radio Suara Surabaya.
Foto: Dwi suarasurabaya.net
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.