KAMPOENG MEDIA

Ingin Belajar Media, Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Surabaya Kunjungi SS

Laporan Bruriy Susanto | Sabtu, 06 Mei 2017 | 13:41 WIB
Yatim piatu dari Panti Asuhan Putra-Putri Muhammadiyah Surabaya melakukan kunjungan di Suara Surabaya Media, di antaranya di ruang redaksi New Media. Foto : Bruriy suarasurabaya.net.
suarasurabaya.net - Era teknologi, dari tahun ke tahun yang terus berkembang, terutama dalam dunia media, menjadikan ketertarikan tersendiri bagi Panti Asuhan Putra-Putri Muhammadiyah Surabaya.

Sebanyak 47 peserta anak yatim piatu dari Panti Asuhan Putra-Putri Muhammadiyah Surabaya melakukan kunjungan ke Kampoeng Media, Suara Surabaya Media di Jalan Wonokitri Besar nomor 40 C.

Mereka dijelaskan bagaimana sistem kerja produksi yang ada di Suara Surabaya Media, mulai di Gate Keeper, ruang siaran, produksi, dan new media. Di new media ini, Iping Supingah sebagai Supervisor menjelaskan, bagaimana proses editing, mulai naskah berita dari reporter yang masuk hingga tayang di website suarasurabaya.net.

Peserta juga dijelaskan mengenai media sosial, seperti Facebook e100, dan twitter @e100ss yang dikelola Suara Surabaya Media. Jika ada kiriman informasi dari netizen atau masyarakat di akun media sosial facebook maupun twitter itu nantinya akan dilihat apakah mengandung SARA atau tidak.

Mereka juga dikenalkan mengenai proses editing video yang ada di suarasurabaya.net. "Kalian tahu, Suara Surabaya itu apa?," tanya Totok Sumarno, salah satu reporter suarasurabaya.net, Sabtu (6/5/2017).

Reporter akrab dipanggil Totok Gondrong itu pun menjelaskan, Suara Surabaya itu merupakan radio. Karena berkembangnya informasi dan teknologi, setelah itu di ada New Media yakni suarasurabaya.net dan e100, @e100ss.

Menurut Nasikhin salah satu pengurus di Panti Asuhan Putra-Putri Muhammadiyah Surabaya, tujuan kunjungan ini ingin menunjukkan pada anak panti asuhan, bahwa mereka semuanya itu tidak sendirian, melainkan banyak teman atau saudara membantu memberikan informasi dan perkembangan teknologi.

"Sebanyak 47 peserta anak yatim piatu dari berbagai berbagai Panti Asuhan Putra-putri Muhammadiyah yang tersebar di Surabaya ini ingin kita kenalkan pada mereka, dan membantu mengenai informasi dan perkembangan teknologi yang terus berkembang tiap tahunnya. Suara surabaya ini yang cocok, karena lengkap, mulai dari radio, majalah, online, video dan foto," kata Nasikhin. (bry/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.