KAMPOENG MEDIA
Kunjungan Profesional SS Media

Lebih Dekat dengan Kang Yoto Bupati Bojonegoro

Laporan Zumrotul Abidin | Jumat, 19 Mei 2017 | 15:16 WIB
Suyoto Bupati Bojonegoro saat berbincang dengan tim SS Media di Rumah Dinas, Jumat (19/5/2017). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tim Suara Surabaya (SS) Media dalam program Kunjungan Profesional berkesempatan melihat lebih dekat gaya kepemimpinan Suyoto Bupati Bojonegoro, Jumat (19/5/2017).

Begitu tiba pukul 10.00 WIB, Tim SS Media langsung diajak oleh Suyoto (Kang Yoto) Bupati Bojonegoro mengikuti rapat koordinasi manajemen review dengan seluruh SKPD, Camat dan Lurah. Rapat ini untuk memetakan permasalahan masyarakat Bojonegoro dan bagaimana pemecahannya.

Kemudian setelah shalat Jumat, Tim SS Media juga diajak melihat langsung isi Rumah Dinas Bupati. Di antaranya, ditunjukkan sebuah kamar yang biasa digunakan Kang Yoto sebagai ruang ekspresi menulis lagu sekaligus studio rekaman.

Tim SS media juga diajak menyanyi bersama beberapa lirik lagu ciptaan Kang Yoto. Rata-rata lagu-lagu yang diciptakan Kang Yoto lebih banyak berisi tentang refleksi sosial. Di antaranya ada lagu berjudul Aku Wes Ora Bento dan Ojo Lali Bahagia yang merupakan lagu terbarunya. Lagu ini menceritakan keresahan Kang Yoto karena menerima banyak pengajuan perceraian para PNS di Bojonegoro.

"Lagu Ojo Lali Bahagia saya ciptakan karena saya sedih saat diminta menandatangani permohonan cerai para PNS saya," katanya kepada suarasurabaya.net. Saat ini Kang Yoto sudah merilis 8 lagu yang ditulisnya sendiri.

Selesai di rumah dinas, Tim SS juga diajak menyaksikan langsung mimbar rakyat di Pendopo Pemkab Bojonegoro. Mimbar rakyat ini sudah berjalan 9 tahun. Di Pendopo ini, tidak ada jarak lagi antara Bupati dengan rakyatnya untuk mendiskusikan permasalahan mendasar.

Di mimbar rakyat itu, rakyat bebas mengeluh dan melontarkan kritik secara terbuka dan didengar langsung oleh Bupati.

Menurut Kang Yoto, dengan lebih banyak mendengar dan melihat langsung kondisi rakyat, maka pemimpin lebih memahami fungsi sebagai pelayan rakyat.

"Kami siap dimarahi rakyat, dikritik, dan memecahkan masalah bersama. Kami ingin sebisa mungkin mewujudkan pemimpin itu pelayan rakyat," kata Kang Yoto.

Kang Yoto berharap, apa yang telah dicapai hampir dua periode memimpin Bojonegoro, bisa diteruskan dan dimodifikasi jadi lebih baik oleh penggantinya nanti. Harapan dia tidak muluk-muluk. Dia ingin kesehatan masyarakat yang terpenuhi tetap berlanjut, beasiswa pendidikan tetap berlanjut, kebutuhan air dan pupuk untuk petani tercukupi, dan perekonomian UKM tetap jalan.

"Siapapun yang menggantikan saya nanti, minimal bisa meneruskan menjaga kebahagiaan rakyat," katanya. (bid/ipg)

Foto:
1. Suyoto Bupati Bojonegoro dan Mahfudhoh istrinya saat makan bersama tim SS Media.
2. Suasana mimbar rakyat di Pendopo Pemkab Bojonegoro.
Foto: Abidin suarasurabaya.net
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.