KAMPOENG MEDIA

Kru SS Media Jalani Tes Urine untuk Menjawab Tantangan HANI

Laporan Denza Perdana | Jumat, 07 Juli 2017 | 17:32 WIB
Kru Suara Surabaya Media berfoto bersama AKBP Suparti Kepala BNNK Surabaya usai melakukan tes urine narkoba di Kampoeng Media Suara Surabaya, Jumat (7/7/2017). Foto: Gana suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Suara Surabaya (SS) Media menjawab tantangan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni 2017 lalu.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur dan BNN Kota Surabaya menggelar tes screening urine narkoba untuk seluruh kru Suara Surabaya Media, Jumat (7/7/2017).

Brigjen Pol Fatkhur Rahman Kepala BNN Provinsi Jawa Timur dan AKBP Suparti Kepala BNN Kota Surabaya hadir dalam kegiatan ini.

"Suara Surabaya adalah perusahaan media pertama di Surabaya yang justru meminta kami untuk menggelar tes urine. Ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan media lainnya," kata Fatkhur Rahman Kepala BNNP Jatim di Studio Siaran Radio Suara Surabaya.

Sekitar 80 orang kru Suara Surabaya Media mengikuti tes ini. Mereka bergiliran ke kamar mandi, lalu memberikan sampel urine kepada petugas BNN yang ada di halaman belakang kantor Suara Surabaya Media Jalan Wonokitri Besar 40 C, Surabaya.

Petugas BNN men-screening masing-masing urine dengan alat tes berstandar internasional dengan nama Narcotest. Urine setiap kru yang telah dikumpulkan diteteskan ke Narcotest agar memunculkan hasil di lima indikator dalam alat itu.

Kalau hasil tes negatif, alat itu akan memunculkan dua garis di masing-masing indikator. Sebaliknya, kalau positif, hanya akan muncul satu garis di indikator di alat itu.

AKBP Suparti Kepala BNNK Surabaya mengatakan, ada lima indikator yang dicek dalam tes urine di Radio Suara Surabaya. Yakni morfin, ganja, ekstasi, sabu-sabu dan benzo.

"Khusus benzo, kalau hasilnya positif masih ada kemungkinan pemilik urine mengkonsumsi obat-obatan seperti misalnya obat batuk dan beberapa obat lain," katanya.

Tes urine yang berlangsung hingga Jumat sore, menurut Suparti, menunjukkan bahwa semua Kru Suara Surabaya Media bisa dinyatakan negatif narkoba.

"Ini menunjukkan bahwa kru Suara Surabaya ini sudah sangat baik dalam hal pencegahan narkoba di lingkungan kerjanya dan bisa menjadi contoh bagi perusahaan media lainnya," ujar Suparti.

Perlu diketahui, Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) ditetapkan oleh PBB sejak 1987 silam dan diperingati setiap 26 Juni. Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia, betapa pentingnya melawan penyalahgunaan dan perdagangan narkoba.

BNNP Jatim dan BNNK Surabaya, berkaitan HANI, menggelar berbagai rangkaian sosialisasi anti narkoba di Surabaya dengan tema "Melindungi Generasi Muda dari Bahaya Penyalahgunaan Narkotika"

Puncak rangkaian kegiatan sosial, bazar, dan fun bike ini akan digelar 13 Juli mendatang di Lapangan Kodam V Brawijaya. Diramaikan 15 band lokal dan penampilan ST12.(den/ipg)

Teks Foto:
- Kru Suara Surabaya Media antre untuk mengambil botol tes urine.
- AKBP Suparti (paling kanan) turun langsung untuk menggelar tes urine narkoba di Kampoeng Media Suara Surabaya, Jumat (7/7/2017).
(Foto: Gana suarasurabaya.net)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Doa untuk Orang yang Buang...
Agus Bakrie Sudharnoko
X
BACA LAINNYA