KAMPOENG MEDIA

Kombespol M Iqbal: Saya Sayang Banget Sama Surabaya

Laporan Ika Suryani Syarief | Senin, 27 November 2017 | 21:55 WIB
Kombes Polisi Muhammad Iqbal saat berkunjung dan talkshow di Radio Suara Surabaya. Foto: Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Kombes Polisi Muhammad Iqbal Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri berkunjung ke Radio Suara Surabaya, Senin (27/11/2017) pagi.

Ketika mengudara bersama Isa Ansori, penyiar Suara Surabaya, Iqbal mengenang kembali saat pertama kali tahu akan ditugaskan menjadi Kapolrestabes Surabaya.

"Saya mendapat energi yang sangat besar. Saya sayang banget sama Surabaya. Saya bertekad mempersembahkan totalitas kinerja untuk Surabaya," kata Iqbal.

Karena itu, selama bertugas di Surabaya, Iqbal menginstruksikan anak buahnya harus jadi sahabat masyarakat, agar masyarakat leluasa beraktivitas. Tapi bagi penjahat tidak ada ampun.

"Senjata polisi bukan water canon, bukan senjata api, bukan borgol, tapi komunikasi. Misalnya kepada kawan-kawan buruh, sehari-hati kami dekat. Bukan hanya saat kenaikan UMR," ujarnya.

Iqbal juga mengaku sangat yakin Kombes Polisi Rudi Setiawan, Kapolrestabes Surabaya yang baru, dapat meneruskan yang sudah dia kerjakan di Surabaya.

"Saya sujud syukur karena saya tahu integritas dan rekam jejak beliau," kata dia.

Perlu diketahui, Kombes Polisi Muhammad Iqbal menjabat sebagai Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri sejak Jumat (24/11/2017).

Iqbal yang sebelumnya menjabat Kapolrestabes Surabaya, menggantikan Brigjen Rikwanto yang dimutasi sebagai Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri.(iss/ipg)

Teks foto:
- Kombes Polisi Muhammad Iqbal Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Senin (27/11/2017) pagi.
Foto: Dwi suarasurabaya.net
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.