KAMPOENG MEDIA

Padi Pulang Kampung ke Surabaya

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 01 Februari 2018 | 21:23 WIB
Personel Padi saat onair bersama Aini Kusuma penyiar Radio Suara Surabaya. Foto: Gana suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Grup band Padi asal Surabaya, yang digawangi Satriyo Yudi Wahono (Piyu), Surendro Prasetyo (Yoyo), Rindra Risyanto Noor dan Andi Fadly Arifuddin (Fadly) mapir ke Radio Suara Surabaya Kamis malam, (1/2/2018).

Kehadiran grup band legendaris ke Radio Suara Surabaya dalam rangkaian rencana exclusive concert bertajuk Padi Reborn-Welcome Home Concert di Grand City Convex Surabaya pada Sabtu, 3 Februari 2018 nanti.

Piyu pentolan band Padi mengatakan, dalam concert selama dua jam itu nanti, Padi akan mebawakan 18 lagu yang berisi kompilasi dari album 1 sampai Album 5. Piyu mengatakan, Padi Reborn bisa menyatu kembali karena kuasa Tuhan.

"Ada semacam magnet yang menarik kami, yang pasti ini kehendak Tuhan untuk memberi kesempatan kedua bagi kami untuk berkarir lagi, main musik sama-sama lagi," katanya.

Selain itu, kata Piyu, bersatunya kembali Padi tidak lepas dari dukungan dari sobat Padi (fans Padi) yang dalam lima tahun terakhir terus memberi semangat.

"Sobat Padi terus menyemangati, mereka membuat acara setiap tahunnya. Bahkan, mereka sempat kesel kalau Padi tidak ngumpul lagi," katanya.

Dalam concert ini, Surabaya merupakan kota kedua. Menurut Piyu, kehadiran ke Surabaya ini bagian dario pulang kampung.

"Setelah 9 tahun baru pulang ke Surabaya makanya konsernya bertajuk welcome home," katanya.

Fadly, Vocalis Padi mengatakan, konser di Surabaya ini merupakan konser temu kangen. Selain itu, untuk napak tilas perjuangan Padi selama ini hingga menjadi besar di belantika musik Indonesia.

"Padi kembali ke Surabaya, dimana merupakan tempat kita memulai perjuangan ini. Kami ingin membangun lagi energi dari Surabaya," katanya. (bid)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA