KAMPOENG MEDIA

Jazz Bukan Sekadar Musik, Tapi Gaya Hidup

Laporan Anggi Widya Permani | Rabu, 19 September 2018 | 18:24 WIB
Musicology Record bersama The Vibe Trio saat kembali mengunjungi Suara Surabaya Media di Jl. Wonokitri Besar No. 40C Surabaya, Rabu (19/9/2018). Foto: Purnama suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Surabaya sedang mendung, sejuk diiringi hembusan angin, di belakang kantor Suara Surabaya Media terdengar alunan instrumen musik jazz. Musicology Record bersama The Vibe Trio kembali mengunjungi Suara Surabaya Media di Jl. Wonokitri Besar No. 40C Surabaya.

Dalam kesempatan ini, Hans Satrio seorang produser musik tidak lagi membawakan materi workshop seputar musik. Tapi dia sedang mensosialisasikan tentang mudah dan serunya bermain musik, khususnya jazz.

"Seringkali teman-teman memparadigmakan musik jazz itu susah, musik jazz sulit banget, musiknya orang elit, kastanya tinggi, dan sebagainya. Jadi kali ini kami hadir dengan pure jamming. Kita seru-seruan bareng, main musik bareng, kolaborasi bareng," ungkapnya, Rabu (19/9/2018).

Hanz juga membahas tentang selera dan warna musik jazz di Surabaya, menurutnya tidak cuma di Surabaya, tapi di daerah lain pun, musik jazz saat ini mulai menjadi gaya hidup. Teruatma bagi anak muda Surabaya, baginya musik jazz saat ini sudah lebih merakyat. Hal ini terbukti dengan euforia event Jazz Traffic Festival (JTF) yang diadakan Agustus lalu.

"Kalau karakter musik dan penikmat musik di Surabaya itu rada nanggung sih. Tapi sempat survey juga ke teman-teman banyak yang menganggap jazz saat ini sebagai gaya hidup, terlihat keren. Jadi banyak pula di antaranya yang bukan penggemar musik jazz tetapi masuk ke euforia kerennya musik jazz," jabarnya.

Mengenai euforia dan hipenya musik jazz, sebenarnya itu jugalah yang menjadi salah satu misi Musicology Record bersama The Vibe Trio, yakni menjadikan musik jazz sebagai musik yang mudah dan membumi.

"Misi kita sudah sangat terbantu dengan adanya JTF yang telah berhasil membawa euforia musik jazz ke semua kalangan. Tinggal giliran kita lebih sounding lagi, yuk main musik, yuk produksi musik." pungkasnya. (dim/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.