KELANA RAMADHAN

Jadwal Penukaran Uang Baru di Surabaya

Laporan Anggi Widya Permani | Selasa, 22 Mei 2018 | 21:25 WIB
Yudi Harymukti Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Menjelang Lebaran 2018, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jatim telah membuka layanan penukaran uang baru di beberapa bank atau lokasi lainnya, yang telah ditentukan. Adapun jadwal dan tempat atau lokasi pelayanan penukaran uang baru, sebagai berikut:

1. Bank Indonesia telah bekerja sama dengan 66 bank di Surabaya, termasuk 331 outlet atau cabang bank. Pelayanan telah dibuka mulai dari tanggal 22 Mei hingga 7 Juni 2018. Penukaran uang baru bisa dilakukan pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis.

"Loket pelayanan uang baru, sudah tersebar di 66 bank. Silahkan bisa datang, jamnya juga ada batasan. Biasanya mulai jam 9 pagi. Tidak harus nasabah, masyarakat yang tidak punya bank juga bisa," kata Yudi Harymukti Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim.

2. Bank Indonesia juga telah bekerja sama dengan Jasa Marga dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dengan membuka pelayanan di 12 lokasi, di 5 ruas tol Jatim. Pelayanan dibuka mulai tanggal 8 Mei hingga 7 Juni 2018, setiap hari Selasa dan Kamis.

3. Pelayanan penukaran uang baru juga akan digelar di Makodam, dengan menggandeng 12 Bank, pada tanggal 24 Mei hingga 7 Juni 2018. Setiap bank, hanya dibolehkan melayani 100 orang per hari.

"Setiap bank boleh melayani 100 orang per harinya. Batasannya sama, per orang batas maksimal penukarannya Rp3,7 juta, dan hanya dilakukan sekali saja," tambahnya.

4. Rencananya, Bank Indonesia juga akan menggelar pelayanan penukaran uang baru di BG Junction, Jembatan Merah Plaza (JMP), Gor Sidoarjo, dan Bank Indonesia, pada tanggal 26 Mei dan 2 Juni 2018.

"Namun kegiatan itu masih tentatif. Mudah-mudahan bisa terlaksana," kata dia.

Yudi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Surabaya agar tidak menukarkan uang pada jasa penukaran uang yang sering berjualan atau beroperasi dipinggir jalan. Selain keaslian uang tidak terjamin, penukaran uang di Bank jauh lebih aman dan gratis.

"Tidak dianjurkan penukaran pada jasa penukaran di pinggir jalan. Karena sangat riskan, bisa saja di dalam satu paket itu tidak sampai 100 lembar tapi mungkin saja kurang dan justru malah ada selipan uang palsu. Terus kepotong biaya juga. Kalau di bank gratis dan semuanya terjamin," pungkasnya. (ang/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.