suarasurabaya.net

BSN Siapkan Pelajar Berprestasi di The International Standards Olympiad
Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 22 Juli 2019 | 17:51 WIB

Bambang Prasetya Kepala Badan Standardisasi Nasional (nomor 2 dari kiri) sesaat setelah menyerahkan piagam juara pada perwakilan SMAK St Louis 1 Surabaya. Foto: Humas BSN
suarasurabaya.net| Kompetisi Standardisasi Nasional (KSN) 2019 memilih tema: Ketidaknyamanan Hidup tanpa Standar dengan sub tema: Penerapan Standardisasi Teknologi Otomasi dalam menyiapkan Industri lokal menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Panitia menerima 32 judul esai dari 18 sekolah dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi, terpilihlah 10 judul dari 6 sekolah yang selanjutnya melalui proses penjurian.

Kriteria penilaian esai meliputi: Pemahaman tentang Standar, Struktur Penulisan, Gagasan dan Originalitas, dan Kesesuaian Tema.

Terpilih tim dari SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya yang terdiri dari Maharani Ayu Putri Irawan, Evan Leonard, dan Tiffany Lindsay Silamurti terpilih sebagai juara 1 KSN SMA/SMK 2019, dengan esai: Economic System Enhancement to Face Industrial Revolution 4.0: Self Ordering Machine As the Future of Retail Industries.

Tim akan mewakili Indonesia untuk mengikuti The 14th International Standards Olympiad di Korea Selatan pada 23-25 Juli 2019.

"Melalui Kompetisi Standardisasi Nasional serta partisipasi dalam The International Standards Olympiad, diharapkan mendorong anak-anak muda untuk lebih mengenal standar dan berperan dalam pengembangan standardisasi di Indonesia," terang Bambang Prasetya Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), saat memberikan Medali Juara KSN 2019 kepada Tim dari SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya sekaligus melepas tim mengikuti The International Standard Olympiad, di Jakarta, Senin (22/7/2019).

BSN, lanjut Bambang berharap tim SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya dapat menampilkan hasil terbaiknya dan mengharumkan nama Indonesia dalam ajang internasional ini. "Untuk itu, BSN memberikan pembinaan secara intensif selama sebulan ini agar pemahaman mengenai standardisasi dan penilaian kesesuaian semakin matang," tambah Bambang.

Sebagai persiapan untuk The 14th International Standards Olympiad, BSN bekerjasama dengan Komunitas Kota Cerdas Indonesia, telah memberikan bimbingan tentang pemanfaatan teknologi yang telah berbasis pada IOT (Internet of Things).

Selain itu, BSN juga membekali tim dengan bimbingan intensif mengenai materi-materi standardisasi dan penilaian kesesuaian.

Tahun ini, negara yang berpartisipasi dalam The 14th International Standards Olympiad antara lain, Indonesia, Malaysia, Cina, Peru, Singapura, Jepang, dan Kenya.

Sejak tahun 2014, Indonesia melalui Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah berpartisipasi dalam The International Standards Olympiad, ajang olimpiade internasional di bidang standardisasi yang diikuti oleh pelajar dari seluruh dunia, dengan mengirimkan pelajar-pelajar Indonesia yang berprestasi sebagai peserta.

Sejak saat itu, tim dari Indonesia telah menorehkan prestasi yang membanggakan yaitu meraih Medali Emas dan Perak tahun 2014, Medali Perak dan Perunggu pada tahun 2015, Medali Emas dan Perak pada tahun 2016, serta Medali Perunggu pada tahun 2017.(tok/ipg)
top