ROAD TO GRAHADI

Sempat Berubah Lokasi, Deklarasi Kampanye Damai Berlangsung Minggu

Laporan Denza Perdana | Selasa, 13 Februari 2018 | 18:11 WIB
Ilustrasi. Foto: KPU
suarasurabaya.net - Meski sempat mengalami perubahan tanggal dan lokasi acara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur akhirnya memutuskan acara Kampanye Deklarasi Damai, Minggu (18/2/2018), berlokasi di Maspion Square.

Dalam keterangan pers usai Rapat Pleno Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018 di Hotel Mercure, KPU menyampaikan ini.

Gogot Cahyo Baskoro Anggota KPU Jatim Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat mengatakan, perubahan tanggal dari 15 Februari menjadi 18 Februari berdasarkan imbauan dari KPU RI.

KPU RI tertanggal 9 Februari 2018 menerbitkan Surat Edaran tentang kegiatan Deklarasi Damai yang akan dilakukan secara serentak di seluruh daerah yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah pada 18 Februari.

"Jadi, Deklarasi Kampanye Damai ini akan dilakukan serentak di Indonesia," ujar Gogot kepada suarasurabaya.net.

Karena perubahan ini, lokasi yang tadinya disepakati di Taman Bungkul, turut berubah. Ini karena KPU Jatim dengan pengelola Taman Bungkul awalnya merencanakan acara itu berlangsung pada 15 Februari.

"Pengelola Taman Bungkul ternyata menyatakan, pada hari Minggu itu ada kegiatan lain, sehingga Deklarasi Kampanye Damai tidak bisa dilakukan di sana," ujar Gogot.

Sesuai kesepakatan, Deklarasi Kampanye Damai ini pun akan digelar di Halaman Maspion Square di Jalan Jenderal Ahmad Yani. Kata Gogot, KPU menimbang bahwa di lokasi baru itu, akan lebih memungkinkan untuk mengontrol massa.

"Ya, ini murni karena perubahan waktu yang memang mepet. Kami harus menyesuaikan itu, dan ternyata Taman Bungkul tidak bisa digunakan pada hari itu," ujarnya.

Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh KPU Jatim, pada hari Minggu itu, acara Deklarasi Kampanye Damai akan dimulai pukul 09.00 WIB.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.