ROAD TO GRAHADI

Blusukan di Pasar Tanah Merah, Khofifah Siap Perbaiki Pasar Tradisional

Laporan Zumrotul Abidin | Sabtu, 24 Februari 2018 | 16:42 WIB
Khofifah Indar Parawansa saat berdialog dengan pedagang sapi di Pasar Tanah Merah, Bangkalan, Madura. Foto: Istemewa.
suarasurabaya.net - Khofifah Indar Parawansa Cagub Jatim nomor urut 1, blusukan ke Pasar Tanah Merah, Bangkalan, Madura, Sabtu (24/2/2018). Khofifah mendengar para pedagang pasar mengeluhkan kondisi pasar yang terlihat kumuh.

Wachid seorang pedagang sapi di Pasar Tanah Merah mengatakan, pasar seluas satu hektar lebih sudah lama dalam kondisi kumuh dan becek. Menurutnya tidak ada upaya dari pemerintah untuk memperbaiki
.
"Sudah lama begini. Kalau bisa Bu Khofifah ikut membangun pasar ini, agar tidak becek begini kalau hujan parah jalan pasar ini susah dilewati," kata Wachid.

Dia dan beberapa pedagang mengaku siap mendukung dan memenangkan Khofifah asalkan setelah terpilih ada perbaikan pasar tempat mereka berjualan.

"Kami siap mendukung, satu titipan itu, diperbaikilah pasarnya," pinta Wachid.

Usai berkeliling dan berdialog dengan pedagang di Pasar Tanah Merah, Khofifah berkesimpulan bahwa permasalahan besar pasar ini adalah pada infrastruktur. Menurutnya, Pasar Tanah Merah ini, komoditas pasar hewannya adalah salah satu andalan di Jawa Timur.

"Pasar sapi di Tanah Merah ini sangat terkenal, ini salah satu andalan di Jawa Timur. Setelah tadi kami melihat, fokus utamanya adalah infrastruktur, supaya penjual dan pembeli lebih nyaman," kata Khofifah.

Menurut Khofifah, infrastruktur di pasar tradisional di Madura harus segera dibenani. "Saya rasa ini tidak mahal. Saya akan jadikan perbaikan infrastruktur di Pasar Tanah Merah ini sebagai prioritas dari pembangunan infrastruktur di Madura," kata Khofifah. (bid)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.