ROAD TO GRAHADI

Khofifah Sapa Pekerja Pabrik Maspion

Laporan Zumrotul Abidin | Sabtu, 10 Maret 2018 | 20:02 WIB
Khofifah Indar Parawansa saat memberikan pemaparan di PT Maspion. Foto: Istimewa.
suarasurabaya.net -
Khofifah Indar Parawansa Calon Gubernur Jatim menyapa puluhan pekerja di pabrik Maspion I, di kawasan Aloha, Sidoarjo, untuk mengenalkan pencalonannya menjadi Gubernur Jawa Timur periode 2018-2023.

"Saya berterima kasih sudah diberikan kesempatan untuk bertatap muka dengan karyawan maspion dan saya yakin Pak Alim Markus selaku pemilik Maspion Grup ini selalu istiqomah untuk senantiasa mengajak mencintai produk-produk Indonesia," katanya di sela kunjungannya ke Pabrik Maspion, Sabtu (10/3/2017).

Selama berada di dalam pabrik yang memproduksi peralatan rumah tangga itu, Khofifah berkeliling ke beberapa lokasi untuk melihat dari dekat proses produksi yang sedang berlangsung.

"Saya melihat masih ada kegalauan dari para pekerja terutama yang berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, atas seizin pemilik perusahaan, karyawan atau pegawai yang ada di sini bisa membentuk sebuah koperasi," katanya dilansir Antara.

Ia mengatakan, untuk karyawan berpenghasilan rendah, bisa memanfaatkan koperasi tersebut untuk memenuhi kebutuhannya, salah satunya kepemilikan rumah.

"Termasuk juga kepada para pegawai yang saat ini anaknya sedang kelas tiga SMA dan mau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi S1," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Maspion Grup, Alim Markus mengatakan bahwa Jawa Timur ini provinsi yang sangat besar, jauh lebih besar dibandingkan dengan Singapura.

"Pak Presiden Jokowi beberapa kali pernah bilang, kalau Indonesia itu juga negara besar, dan oleh karena itu kita harus bekerja keras," ujarnya.

Ia mengatakan sebagai seorang Jawa Timur dirinya berjanji tidak akan pergi kemana-mana termasuk juga perusahaan pembuatan peralatan rumah tangga di Sidoarjo, Surabaya dan juga Gresik ini.

"Kami saat ini sudah memiliki karyawan sekitar 30 ribu orang, dan pernah bicara kepada Pak De (Soekarwo Gubernur Jatim) supaya tidak pergi dari Jatim," ucapnya. (ant/bid)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.