ROAD TO GRAHADI

Pendamping PKH Lamongan Bantah Bagi-Bagi Stiker Khofifah-Emil

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 26 April 2018 | 19:17 WIB
Ilustrasi. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Lamongan membantah adanya kampanye terselubung membagikan stiker bergambar Khofifah-Emil Paslon nomor urut 1, di Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan.

Bayu Kurniawan Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Lamongan mengatakan, setelah pihaknya menelusuri ke lapangan, tidak ada pendamping PKH yang membagikan kartu sembari memberikan stiker salah satu Paslon di Pilgub Jatim kepada warga.

Bayu mengatakan, dia menduga ada oknum lain yang membagikan stiker kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan itu tidak diketahui oleh Pendamping PKH yang menjadi fasilitator di Desa itu.

"Pendamping PKH tidak ada urusannya dengan Pilkada atau kampanye. Tugas pendamping PKH adalah sebagai fasilitator program kementerian sosial kepada warga khususnya Keluarga Penerima Manfaat," kata Bayu Kurniawan, dalam keterangan pers yang diterima suarasurabaya.net, Kamis (26/04/2018).

Bantahan senada juga disampaikan Kholis Fahmi Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Karanggeneng sekaligus Pendamping PKH di Desa Kendalkemlagi.

Kholis Fahmi mengatakan, saat itu, sepengetahuannya, tidak ada pembagian stiker atau lainnya, apalagi pembagian uang tunai. Sebab pencairan dana PKH sekarang non tunai dan diterima langsung kepada KPM melalui ATM.

"Usai pertemuan saya langsung kembali karena ada supervisi, sehingga kalau ada pembagian stiker saya tidak tahu," Kata Kholis Fahmi.

Dirinya membenarkan adanya pertemuan rutin KPM tingkat desa, Selasa (24/04/2018) lalu, tapi untuk melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap para warga penerima manfaat.

"Setiap tiga bulan sekali kita melakukan evaluasi dan pertemuan rutin setiap bulan bisa dua kali," terangnya.

Kholis Fahmi juga merasa tidak tahu-menahu soal dugaan yang dilaporkan ke Panwaslu Kabupaten Lamongan. Bahkan dengan tegas dirinya membantah terkait nama terlapor dengan inisial LM warga yang diduga Pendamping PKH dan dilaporkan ke Panwaslu, bukanlah Pendamping PKH.

"Nama warga yang dilaporkan itu kan bukan pendamping PKH dan tidak tercatat sebagai penerima manfaat," tegasnya.

Sebelumya, Pengurus Ranting PDIP Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan bersama sejumlah warga, Rabu (25/04/2018) melaporkan ke kantor Panwaslu Kabupaten Lamongan atas dugaan adanya oknum Pendamping PKH yang melakukan pambagian stiker bergambar Khofifah-Emil Paslon nomor urut satu kepada warga. (bid/den)

Teks Foto:
- Kotamin warga Lamongan yang melapor ke Panwaslu soal dugaan pemberian stiker paslon oleh Pendamping PKH Lamongan. Foto: Istimewa
Editor: Denza Perdana



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.