ROAD TO GRAHADI

Warga Kampung Lawas Maspati Siap Bersama Risma Menangkan Gus Ipul-Puti

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 14 Juni 2018 | 21:35 WIB
Acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama antara Tri Rismaharini dan Relawan Lingkungan Surabaya Pusat, Kamis (14/6/2018). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Sebagai warga di kampung yang diorbitkan Tri Rismaharini sampai ke kancah internasional, masyarakat yang bertempat tinggal di Kampung Lawas Maspati siap mengikuti arahan Mak' e Arek Suroboyo itu dalam menentukan pilihan pada Pilgub Jatim 2018.

Hal itu diungkapkan oleh Sabar Swastono selaku salah satu tokoh masyarakat Kampung Lawas Maspati pada acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama antara Tri Rismaharini dan Relawan Lingkungan Surabaya Pusat, Kamis (14/6/2018).

"Berkat Bu Risma, Kampung ini bisa menjadi terkenal sampai di lingkungan internasional, sehingga kami siap untuk menuruti apapun arahan Bu Risma dalam menentukan pilihan pada Pilgub Jatim 2018," kata Sabar.

"Kami tidak mungkin bisa sampai di titik ini kalau tidak karena Bu Risma. Jadi, kami siap untuk tunduk dan patuh kepada Ibu," tegasnya.

Pada kesempatan itu, sosok yang begitu melekat di hati Arek-Arek Suroboyo ini kembali memastikan bahwa Ia dengan tegas dan jelas mengajak seluruh warga Surabaya untuk memilih Gus Ipul-Puti pada Pilgub Jatim 2018.

"Ini salah satunya karena komitmen Gus Ipul dan Mbak Puti untuk bisa kembali menggratiskan pendidikan bagi jenjang SMA dan SMK," kata Risma.

Menurut Risma, melalui pendidikan lah salah satu cara program pengentesan kemiskinan bisa tercapai. "Karena memang kuncinya ini ada di pendidikan," tegasnya.

"Karena dengan pendidikan gratis, maka derajat dari mereka yang tidak mampu ini bisa diangkat. Mereka bisa meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan. Kalau mereka tidak bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak, maka mereka tidak akan bisa keluar dari jurang kemiskinan," pungkas Risma.(bid/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.