SS home | SS greeting | SS terima kasih | SS anugerah| SS galeri | SS momen


SS tempodoeloe
MEMORABILIA LIVE
SS Menu
  • SS Sejarah
  • SS Khalayak
  • SS Event
  • Untung Ada SS

  • SS Jingle
  • SS - 30 Tahun
  • SSFM 100 - Country
  • SS-Anytime, Anywhere
  • SS Today
  • SSFM 100

  • SS galeri

    CANDA GUS IPUL WAGUB JATIM
    arsipSS galeri


    Kirim Ucapan HUT SS
    selamat ulang tahun
    Selamat ulang tahun, semoga langgeng terus mengawal seluruh aktivitas warga,semakin jaya di udara,semakin berkembang, menginspirasi banyak orang.Amin...ternyata ultahnya bareng sama anakku...he..he...
    Dari: Lilis, Pondok Candra Sidoarjo
    arek_bt@yahoo.com
    ucapan
    selamat ultah ke 30 buat radio ss Surabaya semoga tetap jaya di udara dan tetap menjadi yang terbaik
    Dari: suparman, badan diklat prop jatim
    jamput2003@yahoo.com
    Selamat Ulang Tahun SS Yang Ke 30 Semoga Tetap Jaya
    Kami Mewakili Seluruh Pecinta Kereta Api Di
    Surabaya Mengucapkan Selamat Ulang
    Tahun SS Yang Ke 30 Semoga Tetap Jaya
    Dan Semoga Selalu Anytime & AnyWare
    Dari: DIMAS.PRAMUDYA , SURABAYA
    railfans_kandangan@yahoo.co.id
    SELAMAT ULTAH KE 29 SSFM
    Selamat Ultah ke 29 SSFM, semoga tetap menjadi radio yang terdepan dalam menyuarakan kebenaran, tetap kritis, tidak berpihak dan solutif.
    Dari: M. BUDI WIDAJANTO, SURABAYA
    budiwidajanto73@ymail.com
    aku cinta Suroboyo
    Dirgahayu Kota Suroboyo kaping 28. Mugo-mugo tambah maju pendidikan'e, bersih&asri jalan'e, orang-orang'e tambah gwuaul lan kompak lan sing terakhir perekonomian'e tambah meningkat. ojo lali bersyukur ambek sing Maha Kuoso AMIEENN..
    Dari: Bonita Almira , Surabaya
    fanpire.bons@yahoo.com
    28.. Mature..Professional..High Quality.. Happy Birthday :)
    Happy Birthday for SS.. It's already 28.. For some people, 28 is a golden year.. They can be more productive and they can get lots of achievement.. It's the same as SS.. Till this day, SS has already had so many achievement.. SS becomes more professional and always gives its best quality to all listener.. Congratulations SS for the 28th birthday.. Always be the best..
    Dari: Patrisia Made, Sidoarjo
    diamond_eyes892000@yahoo.com
    HBD Radio Suara Surabaya Yang Ke 30
    Selamat Ulang Tahun Radio Suara Surabaya Yang Ke 30 > Semoga Semakin Interaktif,Inovatif,Edukatif,Berwawasan Maju dan selalu memberikan Informasi yg akurat,terdepan untuk membantu warga Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya.Semoga para Penyiar & Kru selalu diberi kesehatan & panjang umur oleh Allah SWT. Sukses & Jayalah selalu diudara Radio Suara Surabaya.
    Dari: Lutfi Affandi, Gresik
    Loedvy@gmail.com
    TERIMA KASIH , SS
    Saya pendengar berat SS setiap hari / non stop via internet, mmenurut saya sangat banyak manfatnya . Karena saya dapat mengetahui tentang apa yang terjadi pada sesaat itu . Dan kalau boleh saya pendengar berat sangat mengharapkan nomer telphone yang luar surabaya ,
    Atas perhatian nya di ucapkan terima kasih
    Dari: sabri yahya, Bontang kaltim
    yag7wmk@yahoo.com
    HUT 31
    Ass.wr.wb
    Selamat atas HUT "SS ke 31", semoga bertambah banyak inovasi yang dimunculkan di media radio yang sangat merakyat, membantu semua kebutuhan pendengar sehari-hari. Krn banyak pendengar yang gaptek supaya diikuti dengan petunjuk terutama utk media internetnya.

    "tetap eksis & jaya di udara menghibur pendengarnya"

    Wss.wr.wb

    Pudjiarso
    Dari: pudjiarso, Pasuruan
    pudjiarso@yahoo.co.id
    happy 29 th anniversary SS
    Selalu bersama disetiap saat walau terpisah
    jarak ribuan kilometer.Viva suara surabaya
    radionya arek suroboyo.
    Dari: Happy J Nusatia, Hyderabad - India
    happynusatia@yahoo.com


    SS Khalayak

    30 Juni 2008, 17:30:42

    TRI RISMA HARINI
    Yang Marjinal Bisa Bicara
    suarasurabaya.net| “Ada dalam satu waktu khusus, kelompok masyarakat yang termarjinalkan itu bisa bicara dan aku bisa mendengar,” itulah harapan Ir. TRI RISMA HARINI, MT Kepala Badan Perencana Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.

    Memasuki ruangannya, suarasurabaya.net melihat tumpukan berkas dan dokumen di meja kerjanya. Karena masih melayani wartawan media lain, suarasurabaya.net pun menunggu di kursi yang memang disediakan untuk tamu.

    Kesan yang didapat suarasurabaya.net bahwa wanita ini sosok yang vokal dan berani semakin kuat ketika mendengar suara nyaring sambil sesekali terdengar tawa renyahnya.

    Tak lama kemudian, RISMA-demikian ia biasa dipanggil menjawab pertanyaan demi pertanyaan dengan ramah.

    Sekitar 2002, namanya mulai dikenal di udara. Saat itu, ia masih menjadi Kepala Bagian Bidang Pembangunan. Banyak masyarakat yang memberikan komplain dan usul ke SS terkait dengan masalah pembangunan. Disitulah RISMA mulai masuk dan aktif merespon.

    Tapi, momen yang paling diingat adalah ketika ia mengundurkan diri dari posisi tersebut sekitar tahun 2004. Diceritakannya, awalnya ia minta ke Walikota untuk mengundurkan diri. “Waktu itu posisiku di Cina, terus Pak Wali waktu itu gak ngizinkan aku sudah beberapa kali ngomong. Pak, aku declare ke masyarakat. Silahkan (kata Walikota, red),” kisahnya. RISMA pun menyatakan pengunduran dirinya melalui SS.

    Dimanapun posisi RISMA, kecepatan dan ketepatannya dalam merespon selalu bisa diandalkan. Beberapa kali ia on air ke SS, baik dengan atau tanpa undangan dari radio ini. Setiap ada persoalan masyarakat yang berhubungan dengan bidang yang ia tangani, ia tidak pernah ’pelit’ informasi. Bahkan, bisa dikatakan SS adalah tempatnya curhat. Sejak ia menjadi Kepala Bagian Pembangunan (2002-2005), Kepala Balitbang Pemkot Surabaya (2005), Kadis Kebersihan dan Pertamanan (2005-2007)hingga kini didaulat menjadi Kepala Bappeko Surabaya (2007-sekarang), keaktifannya tidak pernah pudar.

    Bagi RISMA, keberaniannya bersuara, merupakan bagian dari perannya sebagai pelayan masyarakat. Tugasnya pejabat kan pelayan masyarakat, demikian ia berdalih soal keaktifannya.”Apa yang mau dikerjakan pelayan dan apa yang diinginkan tuannya-masyarakat, itu kan aku harus sampaikan. Terutama kalau ada komplain-komplain, kalau aku bisa bantu, ya tak bantu,” ungkapnya pada suarasurabaya.net, Jumat (06/06/2008).

    Apakah ia pernah mendapat teguran dari atasan karena terlalu vokal? “Gak ada. Pak Wali sangat demokratis,” jawabnya.
    Bahkan, RISMA sendiri tidak merasa sebagai pejabat, sehingga ia pun tidak merasa berat untuk bersikap terbuka.

    Untuk Middle dan Bottom

    Terkadang antara Pemerintah dan masyarakat terjadi gap. Karena itu ia memandang SS bisa menjadi jembatan untuk mengetahui dan menampung keinginan masyarakat.

    Hanya saja, meski SS bersegmen menengah ke atas, namun harusnya SS bisa memberikan tempat untuk kalangan bawah. “Cuma mungkin disini tatarannya yang tak lihat penggemar-penggemar SS itu middle up. Yang tak cari jalan itu bagaimana aku juga bisa mendengar yang bottom bahwa kelompok bawah ini bisa memberi akses itu,” ujarnya.

    Memang, pendengar SS yang middle biasanya memiliki wawasan yang sangat luas dan bisa mengcover keinginan kalangan bawah, baik secara teoritis maupun pengalaman bisa diterapkan masyarakat bawah. Tetapi rasanya belum lengkap jika tidak mendengarkan langsung dari kalangan bawah.

    RISMA berharap disediakan satu waktu khusus agar kelompok masyarakat yang termarjinalkan itu bisa bicara dan bisa didengar. “Enak, denger aja dapat input,” tukasnya seraya tersenyum.

    Ngapain Mesti Takut

    Meski demikian, respon kalangan pejabat juga tidak semuanya positif. Bisa jadi, mereka menganggap apa yang disampaikan masyarakat lewat SS tidak mewakili keinginan masyarakat secara keseluruhan. Namun, bagi RISMA, suara-suara yang disalurkan SS dijadikan sebagai input dalam proses pelaksanaan pekerjaannya.



    Suara-suara tersebut, imbuh RISMA bisa menjadi ide, wawasan, atau ekplorasi, bahkan dijadikan cambuk bagi pemerintah atau pejabat untuk bekerja lebih baik.

    Gara-gara terbukanya SS dengan suara masyarakat, muncul image yang menyatakan bahwa SS ditakuti oleh kalangan pejabat di pemerintahan. RISMA pun tak memungkiri, jika image itu sudah menyebar di kalangan birokrat.

    Tapi, toh, ia bergeming. “Aku gak pernah takut. Kalau mesti iya, akuin aja iya,” tegasnya.

    “Saya bilang gak ada orang yang sempurna di dunia ini, kan? Jadi kalau iya, dianggap masukan, lain kali gak ngulang. Kalau nggak ya dianggap ternyata ada yang bisa menerima sini (pejabat,red)dan saya juga punya hak bicara, kan, kalau itu memang tidak betul,” jelasnya.

    Itulah yang seringkali ia sampaikan lewat SS. Jika ada yang tidak benar, menjadi kewajibannya untuk mengudara dan menjelaskan bagaimana yang benar.”Jadi, ngapain mesti takut?” ujar ibu 2 anak ini.

    Semua Terakomodir

    Menurut RISMA, SS sekarang lebih lengkap. Sampai mampu mengambil narasumber dari Jakarta. Tapi, yang diinginkan lulusan Magister Pembangunan Kota ITS ini, suatu saat bisa mendengarkan lebih banyak pihak. Misalnya bicara soal PKL. “Sebetulnya apakah PKL aja yang diwawancarai? Tetapi bagaimana orang yang di belakang rumah yang ditempati PKL? Itu kan juga kita perlu dengar,” usul wanita kelahiran Kediri ini.

    Diakui RISMA, hal itu terkadang sudah diakomodir oleh SS, tapi kadang-kadang belum. Mungkin juga orang-orang itu takut untuk diwawancara, ini juga harus dipikirkan oleh SS. Bagaimana agar mereka tidak takut berhadapan dengan media.


    Secara keseluruhan SS sudah mengakomodir bermacam-macam keinginan masyarakat. Yang menjadi tugas SS adalah membuat agar orang-orang di pemerintahan tidak phobi dengan FM 100. “Ya, memang rasanya gak enak (dikomplain masyarakat, red), tapi kita coba dekatkan supaya program-program pemerintah itu jalan,” kata RISMA.

    Seringkali yang terjadi adalah masyarakat tidak tahu cara mengakses fasilitas yang disediakan oleh pemerintah. Seperti kasus siswa yang putus sekolah. Padahal pemerintah sudah menyiapkan dana untuk itu, tapi masyarakat tidak tahu harus mengakses kemana. Sebenarnya, hal semacam ini menjadi misi sosial yang perlu disampaikan.

    Dianggap Sok Tahu

    Walaupun terkenal vokal, tapi ia mengaku tidak pernah mendapat kritikan tajam dari masyarakat, terutama dari pendengar SS. Bagusnya di SS, kata RISMA, kadang-kadang pendengar bisa bertemu meski hanya lewat udara. Sehingga para pendengar tahu tujuan dan wawasan RISMA sebagai pejabat eselon II. Sehingga, kritikan-kritikan bisa diminimalisir.

    Pernah suatu saat ia ke sebuah radio. Disana ada pendengar yang menyebutnya ‘sok tahu’, karena RISMA dianggap seolah-olah tahu semua hal. “Kayak jadi superman, semua tahu,” kata pendengar kala itu.

    “Padahal di posisi saya kayak Kabag pembangunan, kayak Bappeko-cuma waktu itu kan diimplementasi sekarang
    iplanning-memang harus tahu semuanya. Ya, mungkin saya tidak tahu secara detil, tapi secara makronya saya harus tahu,” kilahnya.

    Penyambung Lidah

    SS, dianggap RISMA sebagai penyambung lidah. Ia ingat ketika suatu hari berbicara soal penanganan banjir yang untuk itu dibutuhkan Rp 6 trilyun. “Kemudian ada yang bilang saat itu, wah itu biar Bu RISMA gak dikritik,” cerita RISMA.

    RISMA pun menjelaskan akar persoalan bahwa dana sebesar itu bukan hanya untuk menanggulangi banjir tapi juga untuk pengelolaan dan pemanfaatan air yang sudah dianugerahkan Tuhan untuk manusia. Alhasil, SS menjadi wadah untuk membahas dan mengupasnya secara tuntas, hingga dapat dipahami oleh semua pihak.

    Dalam rangka 25 tahun, RISMA tak lupa untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada SS. “Semoga visi, misi, tetap dijaga. Bagaimana menyalurkan aspirasi masyarakat tetap terjaga,” pesannya.

    Teks Foto:
    1. TRI RISMA HARINI.
    2. Di tengah tumpukan pekerjaannya.
    3. TRI RISMA sering berdiskusi dan bertukar wawasan dengan DODDY WAHYU WIDODO Direktur Usaha SS Media.
    Foto: GITA dan IPING suarasurabaya.net

    kirim berita

    SS Khalayak lain
  • 30 Juni 2008, 20:01:57
    Cak KADAR:
    SS Hidupkan Lagi Arek Suroboyo
  • 30 Juni 2008, 19:53:48
    Awalnya Tidak Setuju Ada SS
  • 30 Juni 2008, 19:51:54
    Bincang Otomotif Berawal dari Iklan
  • 30 Juni 2008, 19:50:37
    JA’FAR TRIKUSWAHYONO
    'Kecolongan', Dengar Duluan dari SS
  • 30 Juni 2008, 19:43:00
    Tanya PMI ke SS
  • 26 Juni 2008, 19:45:35
    SS Ciptakan Two Way Communication
  • 25 Juni 2008, 19:30:31
    AHMAD JABIR:
    Hubungan dengan SS Lahir Batin
  • 25 Juni 2008, 16:17:10
    Lurahe SS:
    SS Jadi Obat Kekesalan
  • 25 Juni 2008, 12:17:29
    BAMBANG SUGENG:
    Usul Putar Lagu Kelas Bawah
  • 22 Juni 2008, 18:38:05
    Corporate Speaker PLN Jatim:
    Narasumbernya Jangan Itu-itu Saja


  • copyright 2008 suarasurabaya.net, all rights reserved.
    kontak redaksi |