SS home | SS greeting | SS terima kasih | SS anugerah| SS galeri | SS momen


SS tempodoeloe
PENYIAR JAZZ TRAFIC
SS Menu
  • SS Sejarah
  • SS Khalayak
  • SS Event
  • Untung Ada SS

  • SS Jingle
  • SS - 30 Tahun
  • SSFM 100 - Country
  • SS-Anytime, Anywhere
  • SS Today
  • SSFM 100

  • SS galeri

    CANDA GUS IPUL WAGUB JATIM
    arsipSS galeri


    Kirim Ucapan HUT SS
    Selamat Ultah ke-29 Suara Surabaya
    Kami dari Omadata Surabaya Data Center - First Carrier Neutral Data Center mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-29 untuk Suara Surabaya, semakin maju dan berkembang, inovatif dan solutif.
    Dari: Ronny Wibowo, Surabaya
    ronnyw@omadata.com
    Saran
    Yang terhormat suara surabaya

    Saya rida,, saya ingin memberikan saran sederhana saja,,
    Untuk waktu adzab tolong dong siarkan adzan aja jangan lagu,, itu lebih menghargai saya sebagai umat islam,, saya sangat suka mendengar suara surabaya tapi sangat disayangkan jika waktu adzan kami selalu mendengar lagu bukan adzan,, apakah harus menunggu puasa dulu baru ada adzan yang dikumandangkan,, lalu apa nunggu hari kemerdekaan dulu baru kita bisa mendengar lagu kemerdekaan... Tolong diperbaiki lagi trims
    Dari: Yusmi afrida, Surabaya
    Aridayasmin26@gmail.com
    Met Milad!!
    Selamat Ultah SS!!! Semoga sukses selalu,
    dan semakin jaya di udara!!!
    Dari: Ottoman Sinabar, Surabaya
    ottoman_kerenman@yahoo.com
    HBD MOGA JAYA DAN SUKSES
    Kami Mewakili AL IJABAH NET CORP dan UD GAJAH MAS KESAMBI PORONG SIDOARJO mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 30 untuk SUARA SURABAYA .... SEMOGA KEDEPAN MENJADI LEBIH BAIK ....
    Dari: M. AchsanulKholiqin, Porong Sidoarjo
    aan.muakhol19@gmail.com
    Parikan Urap Kelopo
    Topi udheng, digawe gaya
    Nang dalan ga mudheng, nyetel Suara Surabaya

    Rujak mentah dicampur krai
    Pas wayah Ultah, Suara Surabaya tambah brai

    Sego sak kepel, urap-urap kelopo
    Sampe pegel, undangan pesta SSFM ga teko2 :(
    Dari: Freddy H Istanto, Surabaya
    fred.hands@ciputra.ac.id
    15th aku akrab dgmu
    Tetap sebagai "DPR" secara de facto
    Dari: Fauzi abd lathif, Babat lmg
    uzziealfie@yahoo.co.id
    Met ULTAH SS yg ke 29
    Semoga dengan bertambahnya usia, bertambah maju kualitas siarannya, kualitas penyiarnya dan bertambah banyak penggemarnya........
    Dari: NOVI KURNIATI, SIDOARJO
    novikur@gmail.com
    ULTAH SSFM ke 29
    Semoga jaya di udara
    Dari: MASRUL, JEMBER
    Masroel74@yahoo.com
    HUT 31
    Ass.wr.wb
    Selamat atas HUT "SS ke 31", semoga bertambah banyak inovasi yang dimunculkan di media radio yang sangat merakyat, membantu semua kebutuhan pendengar sehari-hari. Krn banyak pendengar yang gaptek supaya diikuti dengan petunjuk terutama utk media internetnya.

    "tetap eksis & jaya di udara menghibur pendengarnya"

    Wss.wr.wb

    Pudjiarso
    Dari: pudjiarso, Pasuruan
    pudjiarso@yahoo.co.id
    HBD 30th
    Selamat hari jadi SUARA SURABAYA
    Semoga selalu jaya ∂ϊ udara
    Menyajikan informasi mutahir Ɣ∂Ϟǥ selalu menjadi
    harapan dan idola masyarakat luas
    Dari: dila gute, bangil pasuruan
    gutdil.next@gmail.com


    SS Sejarah

    10 Juni 2013, 21:07:54

    30 Tahun Suara Surabaya
    Satu Legenda Hidup Itu Bernama Rini Puspita
    suarasurabaya.net| Umurnya sudah 54 tahun. Namun kecantikan masih tetap dia jaga. Cara bertuturnya seperti masih berusia 40-an, luwes dan fokus, khususnya saat bicara berbagai kenangannya bersama Radio Suara Surabaya.

    Namanya Rini Puspita Nindiyah, namun dia biasa disapa Pritta. Perempuan kelahiran Surabaya 24 Januari 1959 itu hampir separuh usianya didedikasikan di dunia radio.

    Memulai karier sebagai penyiar di Radio Istara pada 1984, Pritta lantas melanjutkan hobinya bersiaran ke Elshinta di Jakarta hingga akhirnya pada tahun 1989, dia berlabuh ke Suara Surabaya (SS).

    "Jiwa saya adalah musik sehingga ketika masuk ke SS langsung diminta menjadi penyiar pada rubrik Mozaik," kenang Pritta. Di awal berdiri, Suara Surabaya memang tak seperti sekarang yang 100 persen adalah news. Suara Surabaya, saat itu masih mengawinkan antara musik dan news.

    Kala itu, Pritta mendapatkan dua jam siaran mulai pukul 09-11 siang. "Jangan bayangkan seperti sekarang, dulu siaran itu harus menyiapkan sendiri kaset yang akan diputar. Tema yang akan saya omongkan juga harus disiapkan sendiri," ujarnya.

    Sebelum siaran, kaset-kaset lagu, biasanya dia jajar di sebuah keranjang kecil yang secara urut kaset-kaset ini sudah disiapkan lagu apa yang akan diputarnya.

    "Kadang karena kasetnya sudah rusak ya ruwet jadi di tengah lagu berhenti," kata Prita. Karenanya, Prita mengaku harus datang ke Suara Surabaya minimal satu jam sebelum bersiaran.

    Jika waktunya mepet, ya terpaksa sambil bersiaran dirinya harus menyiapkan kaset. "Konsekwensinya ketika me-rewind ya kedengaran krek..krek...gitu di udara," kenang dia.

    Saat itu, di usia yang belum genap 10 tahun, peralatan di Suara Surabaya memang masih sangat manual. Bukan karena tak mampu membeli peralatan canggih, tapi kala itu memang zamannya manual. "SS sudah banyak iklannya tapi memang eranya masih kaset," tuturnya.

    Sistem administrasi di radio ini kala itu juga masih sangat manual. Bahkan, kenang Pritta, tiap tanggal 1, dia bersama belasan karyawan lainnya harus mengantre ketika mengambil gaji. "Ya mirip beli tiket, mengantre di ruang Ibu (Endang Soetojo/istri almarhum Soetojo Soekomihardjo)," kenangnya.

    Saat itu, selain memberikan gaji secara manual, Bu Tojo juga selalu menyelipkan berbagai motivasi terhadap para pegawai di Radio Suara Surabaya. Karenanya, para pegawai biasanya memang harus mengantre satu persatu masuk ke dalam ruangan Bu Tojo.

    Tapi kini, tepat di usia yang ke-30 tahun Suara Surabaya, Pritta mengaku turut bangga karena telah ikut menemani perkembangan Suara Surabaya.

    Kecintaannya terhadap musik, menjadikan Pritta kini dipercaya untuk menukangi sebagai music director. Bahkan, dia rela tak lagi bersiaran demi menjaga kualitas bermusik yang mengiringi setiap news interaktif yang ada di Suara Surabaya.

    Pritta memang tak lagi muda, namun semangat dan pengabdiannya di dunia radio khususnya di Suara Surabaya, terus menginspirasi. Pritta setidaknya telah menghiasi Suara Surabaya dengan rangkaian kata, kalimat, serta suara idealismenya.

    Pritta yakin, Suara Surabaya akan terus berkembang. "Saya turut berbangga karena ikut menorehkan kenangan bersama di radio ini. Selamat ulang tahun SS.." ucapnya. (fik/ipg)

    Teks Foto:
    - Rini Puspita Nindiyah, yang akrab disapa Pritta.
    Foto: Dok. suarasurabaya.net


    kirim berita

    SS Sejarah lain
  • 10 Juni 2013, 22:07:09
    Transformasi dan Inovasi Media : Kekuatan Radio Yang Berlipat Ganda
  • 10 Juni 2011, 19:33:32
    Tahun ke 28 Radio SS
    Menangkap Seberkas Cahaya
  • 30 Juni 2008, 15:33:34
    ISA ANSHORI Bicara Jazz
  • 30 Juni 2008, 11:28:01
    JOSE ASMANU, Menyuarakan SS di Jakarta
  • 30 Juni 2008, 11:10:10
    Suara Stress yang Suka Putar Jazz
  • 30 Juni 2008, 11:06:07
    ADJIE S. SOERATMAJIE
    'Alumni' SS Berbagi Ilmu
  • 30 Juni 2008, 11:03:05
    Menyingkap Masa Lalu Bersama IMAN DWIHARTANTO
  • 16 Juni 2008, 19:16:03
    Gatekeeper
    Jaga 'Gawang'nya SS
  • 16 Juni 2008, 16:31:21
    'Suara Surabaya' Bukan Mentereng Gengsi
  • 16 Juni 2008, 16:23:10
    YENNI dan YVONNE
    Penyiar dan Reporter Generasi Pertama


  • copyright 2008 suarasurabaya.net, all rights reserved.
    kontak redaksi |