SS home | SS greeting | SS terima kasih | SS anugerah| SS galeri | SS momen


SS tempodoeloe
PENYIAR MEMORABILIA
SS Menu
  • SS Sejarah
  • SS Khalayak
  • SS Event
  • Untung Ada SS

  • SS Jingle
  • SS - 30 Tahun
  • SSFM 100 - Country
  • SS-Anytime, Anywhere
  • SS Today
  • SSFM 100

  • SS galeri

    CANDA GUS IPUL WAGUB JATIM
    arsipSS galeri


    Kirim Ucapan HUT SS
    dPUMA Mengucapkan HUT buat RSS 100 FM
    Kami Segenap Keluarga Komunitas Blogger Detik Pulau Madura (dPUMA), mengucapkan selamat Ulang Tahun Buat Radio Suara Surabaya (RSS 100 FM). Semoga RSS 100 FM Tetap terus Mengudara, baik Offline Maupun Online.
    Dari: Komunitas Blogger Detik Pulau Madura (dPUMA), Pulau Madura
    detikpuma@gmail.com
    Kawanku.....
    Hanya SSFM yang mengerti kebutuhanku.seimbang antara grass root dan top level.
    Dari: Fauzi Abdul Lathief, Babat lamongan
    uzziealfie@yahoo.co.id
    Met Ultah
    Inget pertama kali denger radio SS FM Stereo,,,, real stereo..di Surabaya awal tahun 84 belum ada iklan...Sukses..selalu..
    Dari: Masirul, Solok Sumbar
    masirulmk@gmail.com
    HUT 29 Suara Surabaya
    Semoga selalu jaya di udara serta makin berkah dan membawa manfaat untuk seluruh lapisan masyarakat. Amin...
    Dari: Rino Wiraguna Rachman, Madiun
    rinowiraguna@yahoo.com
    suara surabaya oke
    selamat dan sukses untuk suara surabaya semoga ke depan semakin solutif dan kreatif
    Dari: catur wahyu lukito, tuban
    llookq@gmail.com
    Ulang tahun ke 30 SS
    Ass Wr Wb, Selamat Ulang tahun Suara Surabaya yang ke 30 , semoga semakin bertambah usia semakin bermanfaat bagi kita semua dan semakin barokah, tetap semangat dan terus maju ...Wassalam
    Dari: Aula Rizka Prihandyawan, Mojokerto
    export_doc@mertex.co.id
    SELAMAT ULTAH KE 29 SSFM
    Selamat Ultah ke 29 SSFM, semoga tetap menjadi radio yang terdepan dalam menyuarakan kebenaran, tetap kritis, tidak berpihak dan solutif.
    Dari: M. BUDI WIDAJANTO, SURABAYA
    budiwidajanto73@ymail.com
    Selamat Ulang Tahun SSFM Ke 30
    Selamat Ulang Tahun SSFM Yang Ke 30 semoga semakin tua semakin maju dan berkembang pesat untuk generasi yang akan datang, dan adanya ss saya diberi pengetahuan, seperti jalan , berita , dan lain lain, tidak terasa Saya sudah mendengarkan SS sudah 10 th yang lalu Sejak umur 17 th sampai sekarang, Jaya selalu SSFM. saya Tunggu kemajuan yang akan datang. Dan untuk Para Crew selalu diberi kesehatan . Amiin
    Dari: BAHRUL HIDAYAT, surabaya lamongan
    bahrul77@gmail.com
    tanpamu
    Tanpamu, berkendara serasa hampa
    Tanpamu, informasi bakalan basi
    Tanpamu, masalah kota makin tak
    tertata
    Tanpamu, rute perjalanan dijamin
    aman

    Denganmu, jalan macet tak terlalu
    mumet
    Denganmu, memorabilia jadi ajang
    nostalgia,
    Denganmu, jazz traffic makin
    terdengar apic
    Denganmu, kelana kota makin
    melegenda...

    Happy anniversary, SS! Makin
    mantap!
    Dari: sonny cornado, surabaya
    cornado316@yahoo.com
    Selamat Ulang Tahun.
    Sukses selalu,dan menjadi yg terdepan tetap sebagai kebanggaan arek-arek Soroboyo.
    Dari: Peter Samara., Surabaya.
    peter_samara@hotmail.com


    SS Sejarah

    10 Juni 2013, 21:07:54

    30 Tahun Suara Surabaya
    Satu Legenda Hidup Itu Bernama Rini Puspita
    suarasurabaya.net| Umurnya sudah 54 tahun. Namun kecantikan masih tetap dia jaga. Cara bertuturnya seperti masih berusia 40-an, luwes dan fokus, khususnya saat bicara berbagai kenangannya bersama Radio Suara Surabaya.

    Namanya Rini Puspita Nindiyah, namun dia biasa disapa Pritta. Perempuan kelahiran Surabaya 24 Januari 1959 itu hampir separuh usianya didedikasikan di dunia radio.

    Memulai karier sebagai penyiar di Radio Istara pada 1984, Pritta lantas melanjutkan hobinya bersiaran ke Elshinta di Jakarta hingga akhirnya pada tahun 1989, dia berlabuh ke Suara Surabaya (SS).

    "Jiwa saya adalah musik sehingga ketika masuk ke SS langsung diminta menjadi penyiar pada rubrik Mozaik," kenang Pritta. Di awal berdiri, Suara Surabaya memang tak seperti sekarang yang 100 persen adalah news. Suara Surabaya, saat itu masih mengawinkan antara musik dan news.

    Kala itu, Pritta mendapatkan dua jam siaran mulai pukul 09-11 siang. "Jangan bayangkan seperti sekarang, dulu siaran itu harus menyiapkan sendiri kaset yang akan diputar. Tema yang akan saya omongkan juga harus disiapkan sendiri," ujarnya.

    Sebelum siaran, kaset-kaset lagu, biasanya dia jajar di sebuah keranjang kecil yang secara urut kaset-kaset ini sudah disiapkan lagu apa yang akan diputarnya.

    "Kadang karena kasetnya sudah rusak ya ruwet jadi di tengah lagu berhenti," kata Prita. Karenanya, Prita mengaku harus datang ke Suara Surabaya minimal satu jam sebelum bersiaran.

    Jika waktunya mepet, ya terpaksa sambil bersiaran dirinya harus menyiapkan kaset. "Konsekwensinya ketika me-rewind ya kedengaran krek..krek...gitu di udara," kenang dia.

    Saat itu, di usia yang belum genap 10 tahun, peralatan di Suara Surabaya memang masih sangat manual. Bukan karena tak mampu membeli peralatan canggih, tapi kala itu memang zamannya manual. "SS sudah banyak iklannya tapi memang eranya masih kaset," tuturnya.

    Sistem administrasi di radio ini kala itu juga masih sangat manual. Bahkan, kenang Pritta, tiap tanggal 1, dia bersama belasan karyawan lainnya harus mengantre ketika mengambil gaji. "Ya mirip beli tiket, mengantre di ruang Ibu (Endang Soetojo/istri almarhum Soetojo Soekomihardjo)," kenangnya.

    Saat itu, selain memberikan gaji secara manual, Bu Tojo juga selalu menyelipkan berbagai motivasi terhadap para pegawai di Radio Suara Surabaya. Karenanya, para pegawai biasanya memang harus mengantre satu persatu masuk ke dalam ruangan Bu Tojo.

    Tapi kini, tepat di usia yang ke-30 tahun Suara Surabaya, Pritta mengaku turut bangga karena telah ikut menemani perkembangan Suara Surabaya.

    Kecintaannya terhadap musik, menjadikan Pritta kini dipercaya untuk menukangi sebagai music director. Bahkan, dia rela tak lagi bersiaran demi menjaga kualitas bermusik yang mengiringi setiap news interaktif yang ada di Suara Surabaya.

    Pritta memang tak lagi muda, namun semangat dan pengabdiannya di dunia radio khususnya di Suara Surabaya, terus menginspirasi. Pritta setidaknya telah menghiasi Suara Surabaya dengan rangkaian kata, kalimat, serta suara idealismenya.

    Pritta yakin, Suara Surabaya akan terus berkembang. "Saya turut berbangga karena ikut menorehkan kenangan bersama di radio ini. Selamat ulang tahun SS.." ucapnya. (fik/ipg)

    Teks Foto:
    - Rini Puspita Nindiyah, yang akrab disapa Pritta.
    Foto: Dok. suarasurabaya.net


    kirim berita

    SS Sejarah lain
  • 10 Juni 2013, 22:07:09
    Transformasi dan Inovasi Media : Kekuatan Radio Yang Berlipat Ganda
  • 10 Juni 2011, 19:33:32
    Tahun ke 28 Radio SS
    Menangkap Seberkas Cahaya
  • 30 Juni 2008, 15:33:34
    ISA ANSHORI Bicara Jazz
  • 30 Juni 2008, 11:28:01
    JOSE ASMANU, Menyuarakan SS di Jakarta
  • 30 Juni 2008, 11:10:10
    Suara Stress yang Suka Putar Jazz
  • 30 Juni 2008, 11:06:07
    ADJIE S. SOERATMAJIE
    'Alumni' SS Berbagi Ilmu
  • 30 Juni 2008, 11:03:05
    Menyingkap Masa Lalu Bersama IMAN DWIHARTANTO
  • 16 Juni 2008, 19:16:03
    Gatekeeper
    Jaga 'Gawang'nya SS
  • 16 Juni 2008, 16:31:21
    'Suara Surabaya' Bukan Mentereng Gengsi
  • 16 Juni 2008, 16:23:10
    YENNI dan YVONNE
    Penyiar dan Reporter Generasi Pertama


  • copyright 2008 suarasurabaya.net, all rights reserved.
    kontak redaksi |