SS home | SS greeting | SS terima kasih | SS anugerah| SS galeri | SS momen


SS tempodoeloe
RUANG GATEKEEPER
SS Menu
  • SS Sejarah
  • SS Khalayak
  • SS Event
  • Untung Ada SS

  • SS Jingle
  • SS - 30 Tahun
  • SSFM 100 - Country
  • SS-Anytime, Anywhere
  • SS Today
  • SSFM 100

  • SS galeri

    CANDA GUS IPUL WAGUB JATIM
    arsipSS galeri


    Kirim Ucapan HUT SS
    SELAMAT ULTAH KE 29 SSFM
    Selamat Ultah ke 29 SSFM, semoga tetap menjadi radio yang terdepan dalam menyuarakan kebenaran, tetap kritis, tidak berpihak dan solutif.
    Dari: M. BUDI WIDAJANTO, SURABAYA
    budiwidajanto73@ymail.com
    Met ultah 31 SS
    Suara Surabaya semakin dewasa dalam pemikiran, perkataan dan perbuatan di usia 31 tahun. Ayo, kita bina kerukunan sebagai dasar keutuhan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan bernegara satu Indonesia menapaki kehidupan masa kini menuju masa depan yang lebih baik. Insya Allah (Tuhan) memberikan barokah atas darma bakti SS media dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat Indonesia. Semoga SS menjadi yang terdepan dalam prestasi maupun pelayanan. Luar biasa, Mantaaff, Pasti Sukses!
    Dari: sunardi sutanto, surabaya
    sunardisutanto@yahoo.co.id
    Dirgahayu SSFM ke-28
    Met Ultah untuk SSFM yg ke-28 moga slalu
    tetap menemani kita serta kawan smua yg tiada
    kenal lelah.....
    SSFM jayalah slalu di udara...
    Dari: eka andry sumarwan, surabaya
    exxa_andry@yahoo.com
    rent in Spain
    On our web site, You can find directory real estate Spain, in which represented all detailed information about the whole available real estate country. house in spain buy cheap sea. We present our website the cheap and beautiful housing, buy that will anyone. Townhouses and small apartment and villas, other housing we have to directory there are in a large range.

    We present to low-cost the property and real estate VIP class. buy an apartment in spain on the coast. For every of catalog items affixed detailed description sold quality photo.
    Dari: ,
    danielzews@gmail.com
    HBD
    HBD ss FM semoga tambah jaya dgn info lalu
    lintasnya
    Semoga tambah jaya
    Hidup !!!!!! SS FM
    Dari: latif, gresik
    latifprima@rocketmail.com
    tanpamu
    Tanpamu, berkendara serasa hampa
    Tanpamu, informasi bakalan basi
    Tanpamu, masalah kota makin tak
    tertata
    Tanpamu, rute perjalanan dijamin
    aman

    Denganmu, jalan macet tak terlalu
    mumet
    Denganmu, memorabilia jadi ajang
    nostalgia,
    Denganmu, jazz traffic makin
    terdengar apic
    Denganmu, kelana kota makin
    melegenda...

    Happy anniversary, SS! Makin
    mantap!
    Dari: sonny cornado, surabaya
    cornado316@yahoo.com
    HUT 31
    Ass.wr.wb
    Selamat atas HUT "SS ke 31", semoga bertambah banyak inovasi yang dimunculkan di media radio yang sangat merakyat, membantu semua kebutuhan pendengar sehari-hari. Krn banyak pendengar yang gaptek supaya diikuti dengan petunjuk terutama utk media internetnya.

    "tetap eksis & jaya di udara menghibur pendengarnya"

    Wss.wr.wb

    Pudjiarso
    Dari: pudjiarso, Pasuruan
    pudjiarso@yahoo.co.id
    Selamat Ulang Tahun
    Selamat ulang tahun SS yg ke-29. Semoga
    semakin jaya di udara dan selalu dekat di hati
    masyarakat. Terimakasih atas bantuan info yg
    bermanfaat selama ini.
    Dari: Isye Arieshanti, Surabaya
    isye.arieshanti@yahoo.com
    Ucapan Selamat Ulang Tahun
    Selamat UlangTahun Suara Surabaya ,
    semoga tetap Jaya di udara dan
    semakin Sukses di tahun-tahun
    mendatang.
    Dari: Setohadi, Surabaya
    Setohadi55@yahoo.com
    Happy Birthday 30 tahun Suara Surabaya
    Semoga SS bisa jadi media komunikasi yang berguna bagi masyarakat surabaya khususnya & jawa timur pada umumnya, semoga SS bisa lebih maju & selalu sukses
    Dari: Tonny sunarto, surabaya
    diamond_ts08@yahoo.com


    SS Sejarah

    30 Juni 2008, 11:03:05

    Menyingkap Masa Lalu Bersama IMAN DWIHARTANTO
    suarasurabaya.net| Komposisi I Started a Joke mengalun apik di dalam studio Puncak Wonokitri Besar, menyeruak dibawa gelombang udara ke telinga pendengarnya yang stand by di frekuensi FM 100. “Selamat malam, kawan. Kita buka-buka halaman kenangan masa lalu lewat komposisi yang tampil di program ini,” Demikian kalimat yang diucapkan IMAN DWIHARTANTO membuka perjumpaannya dengan kawan-kawan setia Memorabilia di suatu Jumat pada bulan Mei lalu.

    Setiap Jumat dan Minggu pukul 19.00, pendengar selalu diajak bernostalgia dengan komposisi-komposisi lawas. Program ini memang lekat dengan Suara Surabaya sejak lama, dikelola oleh beberapa penyiar. Pertama kali dipegang oleh WAWAN HERMAWAN, kemudian diteruskan oleh NANA ARYONO RAMADHANI (almh.) sekitar tahun 1990an. Lalu, gejolak reformasi pun menggerus Memorabilia tahun 1998. Sehingga karena pertimbangan dan perubahan kebutuhan, Memorabilia terpaksa ditidurkan.

    Seolah ingin bangkit dan menampakkan wajah baru, tahun 1999, Memorabilia kembali menyapa kawan-kawan setiap Minggu pukul 19.00-22.00 dengan icon baru yaitu IMAN DWIHARTANTO. Konsepnya tetap, yakni memutar komposisi-komposisi oldies plus kenangan-kenangan masa lalu melalui lagu, baik Indonesia maupun Barat. Belakangan, komposisi yang diperdengarkan menjadi lebih fokus di tahun 1970 ke belakang.

    Animo pendengar ternyata sangat besar. Sekali seminggu ternyata tidak mampu lagi menampung permintaan pendengar. Telepon yang masuk bisa mencapai 75 penelepon dan 40 diantaranya meminta komposisi, padahal 1 segmen program Memorabilia tidak sampai memutar 40 lagu, terang saja kewalahan untuk meladeni pendengar.

    Lha, kalau 75 kepala, 40 mau lagu, 40 lagunya macam-macam, gak nututi,” ujar IMAN pada suarasurabaya.net, Rabu (14/05/2008). Akhirnya, ditambahlah 1 hari menjadi dua kali seminggu, Jumat dan Minggu pada jam yang sama. Untuk Jumat, tetap dipegang IMAN, sedangkan Minggu, pendengar dimanja dengan suara ISA ANSHORI.

    Selain melepas nostalgia lewat udara, Memorabilia pun pernah digarap off air. Respon luar biasa berdatangan. Pengalaman pertama mengundang TITIEK PUSPA tahun 1999. Dua tahun kemudian digelar acara serupa dengan mengundang BOB TUTUPOLY. Dan yang terakhir, menghadirkan RUTH SAHANAYA di tahun 2002. Setelah itu, Memorabilia Live ditidurkan. Menurut IMAN, tindakan itu diambil karena pendiri sekaligus owner SS enggan memberikan kesan SS suka hura-hura di tengah banyaknya bencana yang melanda negeri ini. “Banyak cara untuk bergembira dengan memberikan perhatian pada isu-isu yang lebih sensitif, lebih penting," ungkap IMAN.

    Meski Memorabilia Live ditiadakan, bukan berarti tidak ada konsep baru yang dihadirkan melalui Memorabilia on air. Diawali di tahun 2007, Memorabilia disegarkan dengan menghadirkan co-host yang mendampingi host utamanya, IMAN ataupun ISA. Selama ini, pendengar yang meminta lagu melalui telepon, ternyata beberapa di antaranya mengetahui dan memahami tentang dunia industri musik. Sebulan dua kali, co-host diundang untuk ngobrol tentang lagu atau tema saat itu. “Siapapun bisa ngomong soal lagu, punya pengaruh luas, artinya punya latar belakang jelas, kita tampilkan,” terang IMAN.



    Gara-gara memorabilia, IMAN sering mendapatkan kejutan dan perhatian dari pendengar. Pernah beberapa kali kawan-kawan pendengar membawa tumpeng untuk IMAN. “Perhatian dari kawan-kawan pendengar yang sampai sebegitunya padahal aku sih nggak mengagendakan sebuah acara tapi justru merekalah yang mengagendakan sebuah acara,” kisahnya.

    Hal lain yang sempat dialami IMAN adalah ketika ia dihadapkan pada suatu keadaan yang agak rumit. Tapi, akhirnya orang yang bersangkutan memberikan kemudahan setelah mengetahui IMAN adalah sosok yang mengasuh Memorabilia.

    Dikagumi layaknya artis pun pernah dirasakan IMAN. Ada sebuah keluarga di kawasan Rewwin yang anaknya hafal betul dengan jingle-jingle SS dan beberapa kali ngobroldi udara. Jika sang Ibu menelepon SS dan berbicara on air dengan IMAN, si anak juga tidak mau kalah minta disambungkan dengan IMAN. Terakhir, ia mendapat informasi, si anak tersebut memiliki adik yang dinamakan IMAN.

    Satu hal yang membuat IMAN betah memandu Memorabilia. Dia bisa menggoda pendengar istimewa Memorabilia, yang biasa dipanggilnya dengan Sus TUTI. “Sikap jenakanya membuat saya rileks,” ujar IMAN.

    Marconist Yang Jadi Penyiar

    Tidak sulit untuk mencari pria yang mempunyai nama lengkap MEINARA IMAN DWIHARTANTO ini di Suara Surabaya. Sosoknya yang memiliki tinggi 187 cm dengan suaranya yang khas akan mudah dikenal orang. Ia kerap membawakan program LISS (Lintasan Informasi Suara Surabaya), BSS (Berita Suara Surabaya) dan siaran pada jam-jam tertentu, serta tentu saja Memorabilia.

    Namun, siapa yang menyangka jika dia dulunya lebih sering berada di lautan untuk menangkap ikan. “Aku datang bukan dari latar belakang komunikasi massa. Saya datang di SS hanya berbekal keahlianku sebagai tukang ikan,” kenangnya. Sebelum menjadi penyiar, IMAN adalah nelayan yang beroperasi di kawasan laut Cina Selatan. IMAN bertugas sebagai operator radio, atau biasa disebut juga dengan marconist. Jika ikan sudah didapat, dikirimlah hasil tangkapan itu ke beberapa negara di Asia untuk dijual, seperti Hongkong, Singapura dan Malaysia.

    Tahun 1992, IMAN mulai bergabung di SS. Mulanya, IMAN kembali ke Surabaya hanya untuk meneruskan sekolahnya. Tapi, takdir memutuskan lain. Suatu saat dia mendengarkan SS sedang mencari penyiar. Ia pun mendaftar dan dipanggil. Lulusan hukum Universitas 17 belas Agustus Surabaya ini kemudian sangat menikmati pekerjaannya di SS, sebab banyak ilmu yang bisa dia dapat. Ilmu tentang orang, bergaul, komunikasi, penulisan berita, dan juga produksi siaran. “Ibaratnya perpustakaan, aku suka membaca di perpustakaan sebesar SS karena ilmunya banyak. Belum lagi kalau siaran, aku dibayar, enjoy aja, enak, ngalir aja,” ujarnya.

    IMAN yang kini menjabat sebagai Manager News SS ini tidak serta merta fasih menjadi penyiar. Menurutnya, ia termasuk orang yang paling telat dipercaya memegang acara sendiri. Ia masih ingat, pertama kali diberi kesempatan untuk siaran hanyalah membacakan kartu pos pemenang sebuah program acara. Bahkan, ketika ia dipercaya bersiaran, mau opening saja, tangannya sudah gemetar. Apalagi, kalau dilihatnya ERROL JONATHANS, Direktur Operasional SS Media, mondar-mandir di sekitar studio.


    Tidak puas disitu, IMAN pun terus mengembangkan diri dengan belajar dan berlatih dengan guru yang disediakan SS. Ia dikenal paling rajin berlatih di ruang rekaman untuk simulasi dan berdiskusi dengan kawan-kawan lama di SS. Hasilnya, IMAN pun tak bisa lagi pindah ke lain hati, baik sebagai penyiar maupun menjadi bagian dari keluarga besar SS. (git/ipg)

    Teks Foto:
    1. Gaya IMAN DWIHARTANTO membawakan Memorabilia.
    2. IMAN, sempat jadi marconist.
    Foto: GITA dan EDDY suarasurabaya.net

    kirim berita

    SS Sejarah lain
  • 10 Juni 2013, 22:07:09
    Transformasi dan Inovasi Media : Kekuatan Radio Yang Berlipat Ganda
  • 10 Juni 2013, 21:07:54
    30 Tahun Suara Surabaya
    Satu Legenda Hidup Itu Bernama Rini Puspita
  • 10 Juni 2011, 19:33:32
    Tahun ke 28 Radio SS
    Menangkap Seberkas Cahaya
  • 30 Juni 2008, 15:33:34
    ISA ANSHORI Bicara Jazz
  • 30 Juni 2008, 11:28:01
    JOSE ASMANU, Menyuarakan SS di Jakarta
  • 30 Juni 2008, 11:10:10
    Suara Stress yang Suka Putar Jazz
  • 30 Juni 2008, 11:06:07
    ADJIE S. SOERATMAJIE
    'Alumni' SS Berbagi Ilmu
  • 16 Juni 2008, 19:16:03
    Gatekeeper
    Jaga 'Gawang'nya SS
  • 16 Juni 2008, 16:31:21
    'Suara Surabaya' Bukan Mentereng Gengsi
  • 16 Juni 2008, 16:23:10
    YENNI dan YVONNE
    Penyiar dan Reporter Generasi Pertama


  • copyright 2008 suarasurabaya.net, all rights reserved.
    kontak redaksi |