 |
 |
| agendakota | |
 |
| iklananda | |
 |
 |
| suaranetter | - Brahmantyo, Dki Jakarta Assalamualikum Wr Wb.
Mohon Informasi Tentang " Perkumpulan / Paguyuban Keluarga Surabaya " Yang Di... [detil]
|
| forumdiskusi | - Topik terbaru : Poligami??udah Biasa Gitu Loh...!!!... [detil]
- Reply terbaru : Emang Sudah Ngetrend (bukan Lagi), Dan Itu Sudah ... [detil]
|
|
| resensi buku |
14 Oktober 2006, 17:18:20, Laporan Noer Soetantini
Hidup Penuh Makna dan Keindahan
ssnet| Judul buku : Life is Beautiful, Sebuah Jendela untuk Melihat Dunia Penulis : Arvan Pradiansyah Jumlah Halaman : xxiii + 260 Hal Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Hidup itu Indah. Saya mengatakan kalimat ini dengan sungguh-sungguh. Hidup yang indah bukanlah sebuah puisi atau pun ungkapan yang berlebihan. Hidup yang indah bukanlah kata-kata yang dikemas untuk menghibur orang-orang yang “kurang beruntung”.
Hidup yang indah adalah suatu kenyataan, sesuatu yang real, sesuatu yang bisa kita nikmati setiap hari bahkan setiap saat. Jangan menyamakan hidup yang indah dengan memiliki uang yang banyak. Banyak orang yang memiliki harta banyak tapi tidak dapat merasakan keindahan hidup ini.
Bagaimana bisa indah kalau hidup senantiasa diwarnai ketakutan, ketidaktentramandan berbagai kecemasan ? Keindahan hidup sebenarnya tidaklah ditentukan oleh sesuatu itu sendiri tetapi pada cara memandang pada jendela yang kita gunakan untuk melihat dunia. (Arvan Pradiansyah)
Sinopsis :
Menikmati hidup mestinya tidak sulit. Namun kenapa banyak orang sulit menikmati hidup ? Dalam buku ini penulis memberikan paparan dalam 4 Bab agar Anda bisa menilai bahwa Life is Beautiful. Ikut pemikiran penulis dalam setiap Bab-nya, baru Anda akan memahami memang life is beautiful.
Satu contoh yang dipaparkan penulis dalam Bab I yakni jika Anda punya masalah, berbahagialah. Mungkin pada pemikiran umum, apakah itu sangat logis ? Menurut penulis, semua masalah adalah rahmat terselubung bagi kita. Mereka ‘berjasa’ karena dapat membuat kita lebih baik, lebih arif, lebih bijaksana dan lebih sabar. Untuk mencapai kesuksesan, Anda perlu memiliki Adversity Quotient yakni kecerdasan dan daya tahan yang tinggi menghadapi masalah (hal 41).
Penulis juga memberikan tips bagaimana agar kita bisa melihat keindahan dunia melalui ‘jendela’. Satu diantaranya, pasrah. Menurut penulis, pasrah tidak sama dengan menyerah. Pasrah justru sebuah sikap proaktif, sebuah perjuangan habis-habisan untuk melakukan apapun yang bisa kita lakukan sekaligus menyadari akan adanya suatu kekuatan yang bekerja di luar kontrol kita (hal 106).
Untuk menuju sumber keindahan, penulis mengatakan, banyak cara. Ini dipaparkan dalam Bab ke 4, diantaranya, dengan membuka pintu hati, menjaga hati atau pikiran, Tuhan dalam Bahasa Cinta.
Deskripsi : Sebuah perubahan besar akan terjadi kalau kita mengubah cara kita melihat dunia. Dengan gaya bercerita dan bertutur yang sangat inspiratif, buku ini akan menunjukkan sisi-sisi kehidupan yang teramat indah.
Membaca buku ini akan membuat Anda sadar bahwa keindahan bukanlah terletak pada sesuatu itu sendiri, tetapi pada ‘jendela’ yang kita gunakan untuk melihat dunia. Bagi yang ingin merasakan keindahan hidup, buku ini bisa jadi pilihan. Sekaligus banyak wawasan baru, Anda temukan didalamnya.
kirim berita
| | berita-beritalain | 08 Desember 2006, 15:26:12 Siap Hadapi Tantangan, Berpeluang Raih Kemenangan 03 November 2006, 12:03:28 Mitos Salah Memahami Bisnis Ritel 29 September 2006, 12:45:41 Cara Jitu Mendapatkan Rumah Idaman 15 September 2006, 16:22:19 Indonesia dan Permainan Negara Maju 25 Agustus 2006, 16:11:14 Jadi Entrepreneur Perlu Motivasi, Mimpi dan Keputusan 18 Agustus 2006, 17:29:46 Cari Uang Itu Mudah, Asal Tahu Falsafah Sukses 04 Agustus 2006, 18:56:37 Kearifan dalam Memimpin 28 Juli 2006, 12:10:10 Metode Jitu Memotivasi Seseorang 15 Juli 2006, 16:57:27 Belum Dikenal Meski Investasinya Paling Prospektif 08 Juli 2006, 11:06:45 UKM Ingin Sukses, Baca Solusinya
- arsip berita -
|
|
 |
|
|
|