 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
| agendakota | |
 |
| iklananda | |
| suaranetter | - Zainuddin, Surabaya Sebentar Lagi Kita Umat
Muslim Akan Berjumpa Lagi Dengan Bulan Ramadhan. Mari Kita Persiapkan Diri K... [detil]
|
| forumdiskusi | - Topik terbaru : Beking Resmi... [detil]
- Reply terbaru : Sebaiknya Lain
Kali Kalau Lagi Rapat Sekolah..bawa... [detil]
|
|
| ekonomi bisnis | 21 Februari 2008, 18:45:44, Laporan Noer Soetantini
LCD dan AC Jadi Motor Pertumbuhan Industri Elektronik
suarasurabaya.net| TV LCD dan AC berkapasitas kecil menjadi motor pertumbuhan industri elektronik di Indonesia. Hampir semua vendor meluncurkan produk tersebut sehingga penetrasi pasar semakin lebar dan dalam.
Demikian analisa BUDI SETIAWAN National GM PT LG Eletronics Indonesia terhadap sektor industri elektronik Indonesia dari tahun ke tahun.
Pada suarasurabaya.net, Kamis (21/02), BUDI menegaskan pertumbuhan industri elektronik dari tahun ke tahun semakin baik dengan dua produk tersebut. Diprediksi tahun 2008 ada pertumbuhan 25% market size untuk consumer electronic, .
Untuk TV LCD, papar BUDI, sudah mampu menggeser TV tabung di kisaran 40%-50%. Suplai tabung menjadi sangat terbatas dan sebagian besar pabrik tabung menyediakan untuk TV layer datar.
Produk LCD rata-rata hanya mengkonsumsi 320 watt, sementara AC banyak tersedia 0,5 PK berdaya 900 watt. “Dengan produk elektronik berdaya listrik rendah ini membuat masyarakat yang punya keterbatasan listrik masih bisa menikmati,”ujarnya.
Imbas pertumbuhan industri elektronik tidak hanya pada hadirnya produk berdaya listrik rendah tapi juga kehadiran produk-produk premium yang menyasar segmen menengah atas. Para vendor, kata BUDI, bersaing ketat menampilkan produk yang terbagus dan inovatif.
“Bagi LG sendiri di tengah kompetisi yang ketat, optimis bisa leader. Kita punya fasilitas produksi cukup besar dan jaringan distribusi luas serta brand semakin meningkat. Tahun ini kita targetkan penjualan di atas 30% dan mencatatkan pertumbuhan market share dari 21% untuk consumer electronic ke 25% dari total consumer electronic,”ungkapnya.
Selain itu, pertumbuhan industri elektronik yang bagus, kata BUDI, menarik minat modern channel ikut menjual produk elektronik. Bahkan ini menimbulkan suatu tren di kalangan dealer elektronik dalam memberikan pelayanan dan harga yang transparan.
“Dealer harus memperbaiki konsep, display dan layanan. Sebagai vendor, kita memberikan dukungan pada dealer dengan tujuan agar mereka tetap survive dalam bisnisnya. Jika tidak akan tertinggal,”pungkasnya. (tin)
Teks foto :
- LCD menjadi motor pertumbuhan industri elektronik
Foto : TITIN suarasurabaya.net
kirim berita
| | berita-beritalain | 29 Juli 2010, 18:16:08 Jelang Ramadhan Pasokan Telur di Jawa Timur Aman 29 Juli 2010, 09:52:42 Rupiah Pagi Akhirnya Tembus Rp9.000 per Dolar 28 Juli 2010, 19:42:59 Pameran Industri, Jadi Ajang Promosi Potensi Bisnis 28 Juli 2010, 19:01:17 Industri Pengolahan Limbah B3 Berkembang Pesat 28 Juli 2010, 16:22:59 Perbanas Banking Jobfair 2010 Gandeng 23 Bank 27 Juli 2010, 10:48:04 Rupiah Menguat Dekati Rp9.000 per Dolar 26 Juli 2010, 18:56:58 BI Siapkan Insentif Bagi Bank Bermodal Besar 26 Juli 2010, 18:40:42 BSB Ekspansi ke Sidoarjo Dongkrak Pertumbuhan Perbankan Syariah 26 Juli 2010, 16:27:34 Turunkan Harga, Pemprov Jatim Harus Bertindak Kongkrit! 26 Juli 2010, 15:42:34 Komisi C DPRD Jatim: Copot DAHLAN ISKAN Sebagai Dirut PT PWU
- arsip berita - |
|
 |
|
|
|