| agendakota | |
 |
| iklananda | |
| suaranetter | - Didik Untung Susadi, S.h., Sidoarjo By Pass Krian Rawan
Maling, Ketika Saya Makan Di Pecel Madiun Di Ruko Lapangan Sidomulyo 100 Meter U... [detil]
|
| forumdiskusi | - Topik terbaru : Pdam Oh Pdam... [detil]
- Reply terbaru : Paling Tidak
Perilaku Masyarakat Di Jalanan Yg Tid... [detil]
|
|
| kelana kota | 07 Mei 2008, 14:28:06, Laporan J. Totok Sumarno
Puncak Pasang Air Laut Hajar Rumah Nelayan Kenjeran
suarasurabaya.net| Puncak pasang air laut yang terjadi Rabu (07/05) pagi sampai menjelang pukul 09.00 wib, menghajar rumah dikawasan perkampungan nelayan Kenjeran. Sekurangnya, 4 rumah jebol tembok bagian belakangnya diterjang ombak pasang. Ketinggian ombak yang menerjang tembok rumah warga dilaporkan setinggi hampir 2 meter.
Diceritakan M. SAPUAN warga Cumpat, Kenjeran, ombak yang menghempaskan tembok rumah warga bergulung-gulung datangnya. dan pada bagian terakhir langsung merontokkan tembok rumah warga. Sebagian besar rumah warga yang diterjang ombak memang berada paling dekat dengan laut pesisir Kenjeran.
"Ombaknya bergulung-gulung tingginya sekitar 2 meter. Terus melaju masuk keperkampungan warga. Beberapa kali terjadi. Yang paling besar ombak yang terakhir, dan langsung menjebol tembok rumah warga sini. Kalau dibandingkan beberapa waktu lalu, ini ombak yang paling tinggi," terang M. SAPUAN, 51 tahun, warga Cumpat, Kenjeran.
Saat ombak bergulung-gulung datang, lanjut M. SAPUAN, sebagian besar warga tidak sedang berada dibelakang rumah. "Kalau waktu itu dibelakang rumah, dan lihat gelombang tinggi datang mungkin masih bisa memberitahu kawan-kawan atau tetangga. Warga sedang didepan, dan tahu-tahu orang-orang berteriak: pasang!!! pasang!!!" kata M. SAPUAN pada suarasurabaya.net.
Pantauan suarasurabaya.net dilokasi perkampungan warga Cumpat, Kenjeran, Rabu (07/05) siang, air laut yang diceritakan warga sebelumnya menggenangi rumah sampai lebih dari 50 cm, sudah surut. Hanya menyisahkan kotoran yang sedang dibersihkan warga. Meski kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi, tetapi tetap saja membuat warga khawatir.
"Kita memang tinggal dekat laut, dan kejadian seperti ini bukan sekali dua kali. Tapi tetap saja kita khawatir kalau ada pasang laut susulan. Pasang laut disertai angin kencang seperti tadi itu memang sudah sering terjadi, tetap kita khawatir," ujar H. SAMSURI MISJIL, 64 tahun, warga Cumpat Kenjeran, pada suarasurabaya.net.(tok)
kirim berita
Berita terkait : 1. Puncak Pasang Laut 150 Cm Beberapa Kawasan di Surabaya Tergenang
| | berita-beritalain | 03 September 2010, 03:51:49 Sungai Bozem Morokrembangan Dibersihkan Warga Tambak Asri Urung Beri Parsel Sampah ke RISMA 03 September 2010, 02:30:45 Sekolah Libur Lebaran 2 Minggu 03 September 2010, 02:01:06 Instansi Pemerintah dan Swasta Gelar Mudik Bersama 03 September 2010, 01:41:30 Pemkot Surabaya Razia Tempat Mangkal PSK 02 September 2010, 23:52:23 Hari Pelanggan, Momentum Evaluasi Pelayanan 02 September 2010, 21:35:56 Kapal Tanker Malaysia Terbakar di Sapeken Asal Api Diduga Dari Kompartemen Lima 02 September 2010, 18:37:11 Gubernur Serukan Pengamanan Tempat Wisata 02 September 2010, 18:31:06 Jelang Lebaran 1.600 Guru Al Quran Terima Santunan Zakat YDSF 02 September 2010, 18:28:57 Lalin Jatim Mencemaskan 02 September 2010, 18:20:46 Operasi Ketupat Lebaran 2010 Ditpolair Polda Jatim Kerahkan 22 Kapal Patroli
- arsip berita - |
|
 |
|
|
|