 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
| agendakota | |
 |
| iklananda | |
| suaranetter | - Zainuddin, Surabaya Sebentar Lagi Kita Umat
Muslim Akan Berjumpa Lagi Dengan Bulan Ramadhan. Mari Kita Persiapkan Diri K... [detil]
|
| forumdiskusi | - Topik terbaru : Beking Resmi... [detil]
- Reply terbaru : Sebaiknya Lain
Kali Kalau Lagi Rapat Sekolah..bawa... [detil]
|
|
| kelana kota | 14 Januari 2008, 16:38:13, Laporan Eddy Prastyo
Berbahasa Jawa di Sekolah Ada Yang Bingung Karena Kebanyakan Siswa Suku Batak
suarasurabaya.net| Mulai Senin (14/01) ini, aturan pemberlakuan Bahasa Jawa dalam komunikasi di level sekolah dasar di Surabaya diterapkan. Sejumlah kendala dirasakan para kepala sekolah, namun Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya menilai kebijakan ini bagus dan akan terus dilakukan.
MURTINI Kepala Sekolah SDN Perak Barat pada suarasurabaya.net mengatakan setelah menerima instruksi dari Kadisdik Kota Surabaya, pihaknya sudah melakukan sosialisasi pada siswa, terutama pada siswa kelas 6.
Selain itu, sosialisasi juga diberikan pada guru-guru agar dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, mereka bisa menggunakan pengantar Bahasa Jawa. Namun, ia akui, belum semua kelas dan mata pelajaran menerapkan ketentuan ini.
“Sebenarnya dalam keseharian, anak-anak ini sudah biasa menggunakan bahasa Jawa meskipun bukan kromo inggil. kendala lainnya, banyak siswa yang bahasa ibunya adalah Bahasa Indonesia, bukan Bahasa Jawa. Untuk itu kita memulainya dnegan sapaan-sapaan Bahasa Jawa dulu,” papar MURTINI.
Sementara itu, ERLANGGA P. DHARMA Kepala Sekolah Cita Hati yang berada di kawasan Jl. Kejawan Putih Barat pada Suara Surabaya mengungkapkan pihaknya belum menerima surat edaran dari Kadisdik Kota Surabaya tentang ketentuan penggunaan Bahasa Jawa di sekolah dasar khusus hari Senin.
“Terus terang kami tidak tahu petunjuk pelaksanaan dan teknisnya bagaimana. Kebetulan banyak diantara siswa dan guru kami dari suku Batak yang tak bisa Bahasa Jawa. Terus terang, kita juga bingung bagaimana menerapkannya di sekolah swasta seperti di tempat kami,” ujarnya.
ERLANGGA berharap untuk sekolah-sekolah swasta diberikan waktu yang cukup agar bsia melaksanakannya dengan baik. Selain itu ia juga minta Disdik Kota Surabaya memberikan petunjuk teknis yang jelas sehingga tidak timbul kebingungan di kalangan para siswa dan guru.
SAHUDI Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya saat ditemui suarasurabaya.net di kantornya, Senin (14/01) mengatakan pihaknya sudah mengirimkan tim di sejumlah sekolah untuk memantau berlangsungnya program yang ia canangkan itu.
“Kita belum bisa evaluasi, namun yang jelas, kita akan terus pantau bagaimana kesulitannya dan bagaimana juga pemecahannya. Yang pasti, program ini akan terus berjalan dan Insyaallah akan ditingkatkan,” ujar SAHUDI.(gk/edy)
kirim berita
| | berita-beritalain | 30 Juli 2010, 02:30:14 Laporan APBD 2009 Jadi Sorotan Dewan 30 Juli 2010, 02:16:22 Di Kantor Bappeko Pengundian TPS Pasar Turi Kisruh 30 Juli 2010, 00:55:31 Unilever Mendukung Ikrar Selamatkan Nyawa 29 Juli 2010, 21:15:08 Satu Setengah Jam, Api Berhasil Dipadamkam 29 Juli 2010, 21:04:38 Keterbatasan Container dan Kapal Jadi Kendala Pengiriman Mangaan 29 Juli 2010, 20:27:30 Kebakaran di Home Industry Kerupuk Jl Menur Pumpungan I 29 Juli 2010, 19:32:24 Container Mangaan Ditahan Kadis Pertamben NTT : Izin Pengangkutan dan Penjualan Sesuai Aturan 29 Juli 2010, 18:44:00 Artis Disney Akan Tampil Mirip Karakter Asli 29 Juli 2010, 18:13:08 Aladin dan Jasmine Segera Sapa Surabaya 29 Juli 2010, 17:13:13 Snow Skin Sambut Festival Kue Bulan
- arsip berita - |
|
 |
|
|
|