 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
| agendakota | |
 |
| iklananda | |
| suaranetter | - Zainuddin, Surabaya Sebentar Lagi Kita Umat
Muslim Akan Berjumpa Lagi Dengan Bulan Ramadhan. Mari Kita Persiapkan Diri K... [detil]
|
| forumdiskusi | - Topik terbaru : Beking Resmi... [detil]
- Reply terbaru : Sebaiknya Lain
Kali Kalau Lagi Rapat Sekolah..bawa... [detil]
|
| opini | | Menciptakan Konsep Cyber City, Bagaimana sebuah konsep Cyber City dapat bermanfaat bagi masyarakat? Satu diantaranya pelayanan masyarakat bisa lebih didekatkan pada lokasi di mana mereka berada. [detil] |  | arsip
|
|
| kelana kota | 04 Desember 2009, 19:01:56, Laporan J. Totok Sumarno
111 Seniman Terlibat Dalam Biennale Jatim III 2009
suarasurabaya.net| Sekurangnya 111 orang seniman dari berbagai disiplin karya, bakal terlibat memamerkan karya-karya terbarunya pada Biennale Jawa Timur III tahun 2009, yang dihelat pada 10 – 22 Desember 2009.
Tidak hanya itu, aktivitas pameran dan penampilan karya-karya para seniman dipagelarkan di sejumlah tempat. Pada saat pembukaan misalnya, pameran dihelat di Galeri House of Sampoerna, dengan menampilkan performance art.
Sedangkan pembukaan selanjutnya dilakukan di Galeri Orasis pada 12 Desember, di Sozo Art Space pada 13 Desember, di Galeri Surabaya (DKS) pada 14 Desember, dan 15 Desember di Seni Galeri kompleks AJBS Jl. Ratna.
“Bukan hanya itu. Biennale Jawa Timur III, melibatkan sekurangnya 111 seniman, dan hanya 20% saja yang bisa disebut sebagai seniman tua, selebihnya adalah anak muda,” terang AGUS KOECINK.
Memilih tema kembali kepada akar budaya, diharapkan pameran yang ternyata juga merupakan sebuah strategi untuk mencari akar budaya asli Jawa Timur bisa memberikan wawasan baru bagi para seniman.
“Kalau ngomong kontemporer, jangan hanya kontemporer yang mencomot dari Cina. Tetapi lebih dari itu, seniman diharapkan mampu menciptakan sendiri akar budayanya berdasarkan budaya lokal masing-masing,” tambah FREDDY H. ISTANTO konsultan Biennale Jawa Timur III pada suarasurabaya.net, Jumat (04/12).
Karena itu, lanjut FREDDY, pameran ini sekaligus kesempatan bagi para seniman terutama anak-anak mudanya untuk dapat menemukan sendiri akar budaya lokal, sebuah kekuatan okal yang berbeda dengan lokalitas lainnya.
“Karena akar budaya merupakan kekuatan serta kearifan lokal yang memberikan ciri khas atau style tersendiri, yang berbeda dengan daerah atau lokalitas lainnya,” pungkas AGUS KOECINK saat ditemui suarasurabaya.net, Jumat (04/12).(tok)
Teks foto:
-FREDDY H. ISTANTO bersama AGUS KOECINK melihat satu diantara karya peserta Biennale Jatim III 2009.
Foto: TOTOK suarasurabaya.net
kirim berita
| | berita-beritalain | 30 Juli 2010, 02:30:14 Laporan APBD 2009 Jadi Sorotan Dewan 30 Juli 2010, 02:16:22 Di Kantor Bappeko Pengundian TPS Pasar Turi Kisruh 30 Juli 2010, 00:55:31 Unilever Mendukung Ikrar Selamatkan Nyawa 29 Juli 2010, 21:15:08 Satu Setengah Jam, Api Berhasil Dipadamkam 29 Juli 2010, 21:04:38 Keterbatasan Container dan Kapal Jadi Kendala Pengiriman Mangaan 29 Juli 2010, 20:27:30 Kebakaran di Home Industry Kerupuk Jl Menur Pumpungan I 29 Juli 2010, 19:32:24 Container Mangaan Ditahan Kadis Pertamben NTT : Izin Pengangkutan dan Penjualan Sesuai Aturan 29 Juli 2010, 18:44:00 Artis Disney Akan Tampil Mirip Karakter Asli 29 Juli 2010, 18:13:08 Aladin dan Jasmine Segera Sapa Surabaya 29 Juli 2010, 17:13:13 Snow Skin Sambut Festival Kue Bulan
- arsip berita - |
|
 |
|
|
|