Ekonomi Bisnis
07 April 2009, 17:28:23| Laporan Eddy Prastyo
Apindo Jatim Berharap Program Stimulus Tekan PHK Massal
suarasurabaya.net| Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur berharap program stimulus ekonomi yang digulirkan pemerintah sebesar lebih dari Rp70 triliun bisa menggairahkan kembali iklim usaha di Jawa Timur sehingga angka PHK massal yang dalam tri wulan pertama tahun ini mencapai lebih dari 14 ribu pekerja bisa ditekan.
ALIM MARKUS Ketua Apindo Jawa Timur saat dihubungi suarasurabaya.net mengakui saat ini dampak krisis finansial global masih dirasakan para pengusaha, terutama yang berorientasi ekspor. Untuk itu, lanjut dia, banyak pengusaha yang kini mengalihkan orientasi produknya ke pasar lokal.
Hanya dengan mengalihkan orientasi produk ke pasar lokal sajalah, kata bos grup Maspion ini, industri bisa bertahan di tengah lesunya pasar global, utamanya Amerika Serikat.
Namun belakangan ini terdapat masalah dalam pemasaran produk di pasaran lokal. Banyak produk yang terpaksa ditumpuk di gudang karena ternyata pasar lokal pun masih sedikit kemampuan serapnya. Ini diakui SISWANTO Sekretaris Eksekutif DPK Apindo Sidoarjo.
Masalah yang menimpa para pengusaha di Sidoarjo adalah kurang terserapnya produk oleh pasar lokal. Selain itu, jeratan aturan UMK 2009 dikatakan SISWANTO, cukup membebani ongkos produksi mengakibatkan komponen harga satuan barang menjadi tidak kompetitif dibandingkan produk RRC, misalnya.
ALIM MARKUS menambahkan, yang dibutuhkan pengusaha saat ini adalah insentif bea cukai untuk mempermudah impor bahan baku. Selain itu fasilitas kredit perbankan untuk stimulus ekspor juga sangat membantu akselerasi ekonomi di masa sulit seperti ini.(edy)

Berita terkait :
1. Gelombang PHK Massal Telan Lebih dari 14 Ribu Korban Pekerja Jatim