Info Haji
27 Februari 2010, 15:49:55| Laporan Noer Soetantini
Kuota Haji Jatim Terisi Hingga 2017
suarasurabaya.net| Kuota Haji Jawa Timur sebesar 33.935 orang per tahun sudah terisi hingga 2017. NAJIYULLAH Kepala Bidang Haji Kanwail Kementerian Agama (Kemag) pada Antara, Sabtu (27/02), mengatakan ada sekitar 1.000-an pendaftar haji untuk 2017.
Didampingi SHONY MASHAR ADHA SE staf Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kanwil Kemag Jatim, ia mengatakan kuota haji di Jatim tidak berubah dalam beberapa tahun terakhir yakni 33.935 orang. "Kuota sebanyak itu hingga tahun 2015 sudah penuh pada tanggal 15 Desember 2009. Bahkan kuota haji tahun 2016 sudah habis pada awal Januari 2010," katanya.
Oleh karena itu, katanya, SAIFULLAH YUSUF Wagub Jatim mengharapkan pemerintah menambah kuota haji untuk Jatim agar antrean tidak panjang. Secara terpisah pembimbing utama KBIH "Takhobbar" Surabaya KH Imam Ghazali Said MA berpendapat kuota haji untuk Jatim seharusnya memang ditambah.
"Penambahan itu bisa diminta kepada pemerintah Arab Saudi, tapi bisa juga untuk provinsi seperti Jatim sebaiknya diberi otonomi dalam pengelolaan haji,"katanya.
Menurut pengasuh Pesantren Mahasiswa An Nur, Wonocolo, Surabaya itu, kuota haji sebaiknya didasarkan perhitungan proporsional yakni kuota disesuaikan dengan jumlah peminat.
"Jadi, provinsi yang minat haji hanya sedikit ya diberi sedikit, kemudian provinsi dengan minat haji cukup besar ya diberi kuota besar. Saya kira, hal itu dapat dihitung secara proporsional," katanya.
Terkait otonomi haji, ia mengatakan hal itu dapat diberikan untuk penentuan pemondokan dan makan/katering di Tanah Suci, sedangkan urusan akomodasi dan kuota haji tetap menjadi urusan pemerintah pusat.
"Melalui otonomi pemondokan dan katering, pemerintah provinsi lewat warganya yang bekerja atau studi di Tanah Suci, dapat melakukan negosiasi langsung untuk mendapatkan pemondokan dan katering yang tidak mengecewakan,"katanya. (ant/tin)