SURABAYA: 23-33 °C (Berawan)
Jumat, 30/07/2010
Kurs USD 29/07/2010 19:00:54
jual: Rp 9.047,00 | Beli: Rp 8.957,00
Google suarasurabaya.net
userlogin:
Daftar Lupa Password?
Soerabaja Tempoe Doeloe

 

Blauran
    Topik terbaru :
  • Beking Resmi... [detil]
  • Menuju Lalu Lintas Yang Beradab... [detil]
  • Reply terbaru :
  • Sebaiknya Lain Kali Kalau Lagi Rapat Sekolah..bawa Digital Kamera Aja...ntar Di Publishkan Di
    Internet ..biar Pejabat Kita Pada Melek..inilah Pendidikan Indonesia Sesungguhnya... [detil]
  • Boss, Aku Lagi Nganggur Nih...coba Aja Aku Di Angkat Jadi Boss Nya Parkir Di Surabaya ..ntar Anda
    Anda Yang Jujur Dan Bermoral Baik Tak Kasih Wilayah Dech , Agar Warga Surabaya Yang Parkir Bisa Ada
    Ra... [detil]
  • Zainuddin, Surabaya Sebentar Lagi Kita Umat Muslim Akan Berjumpa Lagi Dengan Bulan Ramadhan. Mari Kita Persiapkan Diri K... [detil]
  • Ysbhakti, Surabaya Terima Kasih Bpk. Akbp Bahagia Dachi Plh Wakapolrestabes Sby Yang Menyatakan Perang Terhadap Penjamb... [detil]

Kampoeng Media
Alwari Kunjungi Kampoeng Media untuk Sosialisasi Dalam rangka sosialisasi pendirian Alwari (Aliansi Wartawan Radio Indonesia), Kamis (29/07), para pimpinan Alwari mengunjungi Kampoeng Media.
Sajian Kuliner
Sambal Maut Mak Yeye Ikan pari yang diasap, disajikan dengan sambal maut membuat banyak orang ketagihan.
Resensi Buku
Suara Surabaya Bukan Radio Keberadaan SS sangat fenomenal. SS pada titik awal contoh sukses industri radio. Buku Suara Surabaya Bukan Radio menuliskan semangat perjalanan itu.

  Search
Google
 
 

Tips Sehat & Agenda Rs Adi Husada Undaan Wetan

TIPS SEHAT

Tips Mengatasi Diare

Jika buah hati Anda atau Orang terdekat Anda mengalami diare, pastikan Anda telah memberikan suatu pengobatan terlebih dahulu...[detail]

AGENDA

Kegiatan pelatihan ECG di RS Adi Husada Undaan Wetan

Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan bekerja sama dengan PERKI, menyelenggarakan kursus dan pelatihan EKG...[detail]


Konsultasi Kesehatan

profil tim dokter   kirim konsultasi kesehatan

01/08/2008 10:49:03 - MONALIZA, BANDUNG (P / 24 tahun)

Hello Doc,

Doc, mam saya di vonis menderita diabetes dan hipertensi.. kira-kira pola makan dan jenis makanan apa saja yang bisa dikonsumsi untuk mama saya ya Doc..
terimakasih sebelumnya
-----
Ibu Monaliza untuk Penderita DIABETES MELLITUS (DM) yang perlu diperhatikan adalah jumlah kalori, jadawal makan, dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Makanan yang harus dihindari tentunya yang kita rasakan manis, seperti kue (Cake), es krim, coklat, madu, soft drink, dendeng, sarden, durian, nangka, kelengkeng. dan lain-lain.

Ada juga makanan yang harus dibatasi, seperti singkong, ubi, jagung, kentang, mie, dan roti.
Penderita DM harus cukup banyak makan sayur-sayuran.

Bagi penyakit HIPERTENSI, batasi konsumsi garam (cukup 2,5 gram/hari). Santan dan mentega, serta makanan yang berlemak tinggi. Jika ingin lebih jelas, dapat berkonsultasi dengan klinik Gizi RS. setempat. Semoga bermanfaat.
Dr. Hidayat W, Sp GK, DFN

25/07/2008 11:50:43 - YOHANNA, SURABAYA (P / 35 tahun)

Saya pernah memeriksakan alat kelamin anak saya (usia 8 thn) pada seorang androlog. Setelah diperiksa, dokter ini mengatakan, panjang penis tidak masalah, namun sepertinya testis sedikit kurang turun. Lalu dilakukan tes lab, hasilnya:
LH=0,11 (rujukan <=3,8)
FSH=2,7 (rujukan 0,15-3,1)
Kemudian dokter ini menyarankan suntik hormon 2x seminggu selama 4 minggu (total 8x)menggunakan Pregnyl 1500.
1. Dari hsl lab, ada apa dgn anak saya?
2. Benar & amankah saran dokter tsb?
3. Ada cara lain? Thx
-----
Ibu Yohanna di Surabaya, menjawab pertanyaan yang ibu ajukan, maka mengenai Putra Ibu, kesimpulannya adalah, jika dilihat dari hasil laboratoriumnya adalah masih dalam batas normal.

Tapi jika masalah mengenai TESTIS "sedikit kurang turun", maka saya masih bertanya-tanya, apakah sudah turun atau belum. Sebaiknya Ibu jika ada kesempatan dapat memeriksakan Putra Ibu ke Dokter Spesialis Anak supaya dapat diperiksa kembali. Jika memang dari hasil pemeriksaan tersebut TESTIS memang belum turun pada usia 8 tahun, maka harus dilakukan terapi, tapi jika sudah turun tidak diperlukan terapi.

Terimaksih atas perhatiannya.
Dr. Maria Magdalena, SpA

31/07/2008 07:40:11 - HABILA, SURABAYA (P / 34 tahun)

Apakah kitan dengan menggunakan sistem laser yang sedang laris sekarang ini akan mebawa dampak negatif pada anak yang dikitan dikemudian hari? karena ada yang mengakan akan ada syaraf yang yang mati ato kurang berfungsi maximal. Saya jadi ragu soalnya saya mau mengkitankan anak saya yang uianaya 7 tahun. terima kasi atas jawaban dokter.
-----
Ibu Habila Yth;
Khitan adalah memotong kulit kulup yang menutupi kepala (maaf) PENIS. Tahapan operasinya adalah dilakukan pembiusan lokal, kemudian dilanjutkan dengan mengiris kulit kulup lalu menjahitnya.

Nah, Saat proses mengiris kulit kulup inilah yang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Caranya adalah :
1. konvensional dengan menggunakan pisau
bedah.
2. dengan Sinar Laser.
3. Dengan gelombang ultrasonik (HARMONIC
SCAPEL).

Keuntungan dengan Laser/Harmonic Scapel adalah perdarahan yang minimal sehingga penyembuhan lebih cepat dan kemungkinan infeksi lebih minimal. Tidak ada efek samping kepada syaraf yang mati atau kurang berfungsi maksimal.
Terimakasih atas pertanyaan, jika ada yang perlu dikonsultasikan dapat menghubungi klinik bedah RS Adi Husada Undaan Wetan.
Dr. Andreas Djaputra, SpB

16/07/2008 11:13:53 - ARWAN, SURABAYA (L / 44 tahun)

istri saya sebulan yang lalu dikiret setelah itu istri masih mengeluarkan darah biarpun sedikit sekali tapi istri saya kurang nyaman,minum obat dari dokter sudah dan dianjurkan kb, istri saya kb pil dan sampai skrg masih ada darah biarpun jarang-jarang, mohon pencerahan dok
terima kasih sebelumnya
-----
Masa Arwan, setelah membaca keluhan yang diutarakan, memang setelah KURETASE, biasanya masih ada perdarahan sedikit-sedikit 2 minggu s/d beberapa minggu setelah itu berhenti.

Jika saat ini masih perdarahan juga, ada beberapa kemungkinan, antara lain adanya gangguan hormonal (ini yang tersering), infeksi atau ada sebab lain. Untuk mengetahui hal tersebut dan mendapatkan penyelesaiannya yang tepat, sebaiknya Mas Arwan memeriksakan istrinya ke dokter Spesialis Kandungan tau ke Poliklinik Kandungan yang ada di Rumah Sakit.

Semoga Mas Arwan cukup mengerti atas jawaban yang diberikan diatas.
Dr. J. Iwan Djuanda, SpOG

30/06/2008 17:01:47 - BEETHALUKITO, LAWANG (P / 27 tahun)

sejak 2 tahun yg lalu kaki kanan saya mengalami kesulitan saat berjalan apalagi pd pagi hari, oleh beberapa dokter saya dinyatakan menderita penyakit plantaris faciitis.sekarang ini kaki kiri saya mulai menunjukkan gejala yg sama dengan awal mula kaki kanan saya yg sakit.apakah ada terapi yg bisa saya lakukan sendiri untuk kedua kaki saya agar sembuh krn selama ini saya hanya diberi obat anti bengkak dan penghilang rasa sakit saja.terima kasih.
-----
Sdri. Beethalukito,
Nyeri tumit disebut juga dengan plantar fasciitis karena nyeri tersebut terjadi pada daerah plantar fascia. Plantar adalah bagian dasar dari kaki, fascia adalah tipe jaringan penghubung, dan itis adalah peradangan atau inflamasi.

Rasa nyeri tumit biasanya muncul saat pagi hari, ketika baru bangkit dari tidur dan akan mereda setelah siang hari. Menapakkan kaki untuk pertama kalinya biasanya akan membangkitkan nyeri pada tumit. Keluhan nyeri pada tumit juga sering muncul setelah duduk atau berbaring lama. Setelah kaki agak lama tidak menapak lantai, keluhan nyeri tumitnya biasanya muncul begitu mulai menapakkan kaki lagi. Beberapa lama setelah itu keluhan nyeri umumnya akan mereda, lalu hilang sama sekali.

Plantar fasciitis dapat saja terjadi pada semua usia. Namun, kelompok orang yang rawan menderita nyeri tumit ini memiliki ciri khusus. Beberapa kelompok itu di antaranya :

1. Pelari, olahragawan atletik, orang dengan jenis pekerjaan yang menuntutnya berdiri atau berjalan dalam waktu cukup lama - terutama bila dilakukan di permukaan yang keras.

2. Selain itu juga orang yang kelebihan bobot badan - termasuk juga wanita hamil. Semakin berat badan kita, akan semakin bertambah tekanan pada kaki.

3. Orang yang memiliki telapak kaki datar atau sangat melengkung harus pula berhati-hati. Itu karena saat ia berjalan atau berlari beban berat pada kaki tidak tersebar merata. Beban tertumpu pada titik tertentu.

4. Orang berusia lanjut pun harus lebih memperhatikan kakinya agar terhindar dari gangguan tersebut. Pasalnya, semakin tua seseorang, semakin kurang kelenturan plantar fascianya. Artinya, bantalan lemak yang melindungi tulang tumit sudah menipis dan tidak lagi bisa menahan tekanan bila kaki terbebani. Tulang tumit dan jaringan yang berhubungan akan semakin tertekan.

Selain itu ada juga faktor risiko mengalami nyeri tumit bagi pengguna sepatu yang kurang tepat. Misalnya, sepatu dengan sol tipis - yang kurang bisa mendukung bagian tengah telapak, terlalu besar di bagian tumit, atau sudah tua. Sedangkan memakai sepatu bertumit tinggi (lebih dari 5 cm) secara rutin dapat memendekkan otot achilles (otot daging tumit) - yang menempel pada tulang tumit - dan mengencangkan otot betis. Namun, saat kita menggantinya dengan sepatu tumit datar akan menambah ketegangan pada tumit. Jadi sepatu paling tepat adalah yang bertumit rendah.

Ada terapi mudah mengatasinya bila gangguan terhitung ringan. Caranya, berjalan dengan langkah-langkah ringan. Biasanya rasa nyeri serta peradangan perlahan berkurang. Terapi lain dengan melakukan kompres es. Tujuan utamanya, untuk menyembuhkan dan mengurangi peradangan sekaligus mencegah kambuh kembali. Kompres dengan es di daerah yang sakit sekitar 20 menit setelah melakukan suatu kegiatan. Memijat dengan es dianjurkan pula dilakukan setiap malam sebelum tidur selama 10 - 14 hari. Caranya pijat pelan bagian telapak kaki menggunakan es batu - yang dibuat dengan cetakan gelas plastik bekas. Guling-gulingkan es batu selama 15 menit.

Selain terapi tersebut, penderita biasanya dianjurkan menggunakan alat bantu. Misalnya, memakai sepatu dengan sol yang mampu mengurangi penyerapan benturan pada kaki, atau memasang bantalan tumit dari karet. Usahakan pula saat tidur, plantar fascia berada dalam posisi rileks. Kaki yang terus tegang akan membuat jaringan meregang dan robek kembali.

Bila terapi pertama kurang memberikan hasil untuk mengurangi nyeri, dapat diberikan suntikan kortikosteroid. Suntikan pada tumit acap dapat membantu menghilangkan peradangan kalau dengan cara lain tidak mempan. Namun, suntikan yang terlalu banyak tidak ianjurkan. Hal yang sederhana seperti peregangan dapat menghilangkan nyeri pada plantar fasciitis. Tujuan dari peregangan pada plantar fascia adalah melemaskan jaringan yang menghubungkan tulang tumit sampai jari kaki.

Cara peregangan adalah sebagai berikut : Pasien duduk dengan kaki yang satu menyilang ke kaki yang lain dan regangkan telapak kaki
dengan tangan dan tarik jari-jari kaki kearah tulang kering selama 10 hitungan. Peregangan harus diulangi lagi sebanyak 10 kali, dan penderita sebaiknya melakukan peregangan sedikitnya 3 kali sehari. Latihan peregangan pagi hari sebelum beranjak dari tempat tidur akan membantu melemaskan kembali plantar fascia yang semalaman tidak digerakkan.

Semoga advis ini dapat berguna bagi Sdri. Beethalukito dan bagi pembaca lainnya. Terimakasih.

dr. AnasthasiaTri S., SpRM

page:  1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123   

 
 

Home | Radio Online | Radio On Demand | Video Streaming | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi |
Potret Kelana Kota | Peta Surabaya | Titik Nol | 25th Suara Surabaya | Oase Ramadhan | Opini | Konsultasi Kesehatan | SS Media | Faq | Kontak

 

© copyright suarasurabaya.net 2008, All Rights Reserved.