SS TODAY

Risma Fokuskan Bantuan untuk Pembangunan Sekolah di Lombok

Laporan Denza Perdana | Selasa, 07 Agustus 2018 | 14:04 WIB
Petugas di Posko Peduli Korban Bencana Lombok, NTB, di Balai Kota Surabaya, Selasa (7/8/2018). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Bantuan untuk korban gempa bumi Lombok dari masyarakat Surabaya yang terkumpul di Posko Peduli Korban Gempa Lombok, Balai Kota Surabaya, akan difokuskan untuk membangun gedung sekolah.

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengatakan, bantuan untuk korban gempa Lombok ini dikumpulkan dalam bentuk uang. Sebab, menurutnya sekarang sudah banyak lembaga yang membantu makanan dan pakaian.

"Kemarin Pak Jokowi katanya juga mau membantu rumah penduduk yang terdampak. Nah, kami fokus kumpulkan uang untuk membangun sekolahan," katanya ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/8/2018).


Posko Peduli Korban Bencana Lombok, NTB, di Balai Kota Surabaya, Selasa (7/8/2018). Foto: Denza suarasurabaya.net

Pemkot Surabaya terutama berkoordinasi dengan BPBD Lombok tentang kebutuhan pembangunan sekolah. Akibat gempa bumi yang terjadi 29 Juli lalu dan 5 Agustus kemarin, ada sejumlah sekolah yang rusak.

"Kami sudah dapat informasi, kebutuhan untuk membangun sekolah ini sekitar Rp880 juta. Sebenarnya ada banyak sekolah. Tapi kami pengin satu sekolahan bisa dibangun, sehingga anak-anak di sana bisa sekolah lagi," ujarnya.

Menurut Risma, bantuan yang telah masuk di Posko Peduli Gempa Lombok di Pemkot Surabaya sebagian besar dari siswa beberapa sekolah, baik SD maupun SMP di Surabaya.

Risma memang sengaja menggerakkan siswa-siswa di Surabaya agar mau memberikan bantuan bagi anak-anak di Lombok yang terdampak bencana.

"Berapapun sumbangannya, tidak apa-apa, yang penting mereka mau berbagi. Nanti bangunan sekolah itu saya atasnamakan sumbangan dari anak-anak Surabaya untuk anak-anak Lombok," katanya.

Risma juga mengatakan, bila nominal bantuan yang terkumpul di Posko belum mencukupi kebutuhan Rp880 juta untuk membangun sekolah, dia akan mengajukan ke DPRD Surabaya.

"Nanti kita alokasikan sebagian APBD untuk menutup kebutuhan untuk pembangunan sekolah itu," ujarnya kepada wartawan.

Sebelumnya, Senin (6/8/2018) kemarin, bantuan yang sudah terkumpul di Posko Peduli Korban Gempa Lombok, NTB, di Balai Kota Surabaya sudah mencapai Rp617 juta.

Eddy Christijanto Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya menyebutkan, sebagian besar bantuan itu datang dari sekolah di Surabaya, baik SD maupun SMP, yakni sejumlah Rp407 juta.

Sedangkan sisanya, bantuan terkumpul dari beberapa pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya serta masyarakat Surabaya, yakni sebanyak Rp211 juta.(den/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



LAINNYA