SS TODAY

Presiden: Tindak Tegas Jangan Tolerir Perusak Early Warning System

Laporan Jose Asmanu | Jumat, 05 Oktober 2018 | 14:04 WIB
Joko Widodo. Foto: Biro Pers Setpres
suarasurabaya.net - Presiden Joko widodo, menyesalkan ulah orang-orang yang telah merusak dan mencuri komponen peringatan dini tsunami yang dipasang di beberapa titik rawan bencana alam.

Dengan hilangnya alat peringatan dini tsunami tersebut, mengakibatkan bila terjadi tsunami tidak bisa dideteksi dan diinformasikan kepada masyarakat dengan cepat.

"Masyarakat harus memahami betapa pentingnya alat pendeteksi tersebut untuk menyelamatkan penduduk dari bahaya tsunami," ujar Joko Widodo.

Presiden juga minta pengawasan dan pengamanan terhadap alat early warning system ini diperketat.

Sementara laporan yang diperoleh Jusuf Kalla, Wapres menyebutkan alat pendeteksi dini tsunami, diambil solar selnya untuk dijual. Padahal solar cel itu sebagai pembangkit tenaga listrik untuk menghidupkan early warning system. "Sebab itu kalau pembangkit listriknya dicuri, matilah semua," kata Wapres.

Dalam keterangannya kepada wartawan di Istana Negara, Jumat, 5 Oktober 2018 presiden juga dijelaskan perkembangan penangan gempa di Palu dan Donggala, kalau sudah mengalami banyak kemajuan. (jos/dim/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA