SS TODAY

RNPB: Kondisi Pengungsian di Palu Membaik Meski Tidak Sepenuhnya

Laporan Agustina Suminar | Minggu, 07 Oktober 2018 | 09:11 WIB
Joko Widodo Presiden saat meninjau salah satu pengungsian di Palu, Sulteng, Jumat (5/10/2018) siang. Foto: Biro Pers Setpres
suarasurabaya.net - Tim Relawan Nusantara Penanggulangan Bencana (RNPB) masih terus menyalurkan bantuan logistik maupun tim medis untuk korban gempa dan tsunami yang ada di Palu, Sulawesi Tengah.

Susanto Ketua Tim Relawan RNPB mengatakan, kondisi pengungsian di Palu sudah mulai membaik. Meski beberapa kebutuhan seperti bahan bakar untuk mobilitas relawan, masih sangat terbatas.

Saat ini timnya memberangkatkan dua tim medis dan dua tim rescue ke posko pengungsian. Tim rescue tidak hanya memantau kondisi di lokasi bencana, tetapi juga berperan sebagai tim psiko sosial untuk para korban.

Sedangkan untuk dapur umum di posko-posko pengungsian sudah berjalan dengan normal. Bahkan, para relawan juga dibantu oleh warga lokal untuk menyiapkan makan pagi, siang dan malam. Begitu juga dengan beberapa pasar yang ada di Palu juga mulai beroperasi dengan normal.

"Beberapa pasar juga sudah buka dengan harga-harga yang manusiawi lah, tidak terlalu mahal," kata Susanto kepada Radio Suara Surabaya, Minggu (7/10/2018).

Susanto menambahkan, pada Minggu hari ini, listrik juga sudah menyala dengan menggunakan genset seadanya. Begitu juga dengan pasokan air yang lebih banyak dari sebelumnya. Hanya saja untuk bahan bakar, lanjutnya, para relawan harus mengirit karena jumlah pasokan yang masih sangat minim.

"Kami bawa tim kesehatan untuk obat-obatan, tapi yang repot (penyalurannya, red) itu, kita punya mobil, tapi tidak ada BBM-nya. Jadi kawan-kawan kebanyakan numpang Basarnas atau yang lain, pokok kita naik dulu," tambahnya.

Keadaan posko pengungsian yang berangsur membaik juga didukung oleh bertambahnya jumlah logistik dari luar Palu dan para relawan yang ikut bergabung di tim RNPB.

Kata Susanto, salah satunya adalah para mahasiswa awalnya ada kegiatan magang di Palu. Namun setelah bencana, mereka ikut bergabung ke tim relawan untuk menyalurkan bantuan.(tin)


LAINNYA