SS TODAY

60 Persen Jaringan Selular di Sulteng Sudah Pulih

Laporan Denza Perdana | Minggu, 07 Oktober 2018 | 15:45 WIB
Tim gabungan PLN dan relawan sedang memperbaiki jaringan listrik di salah satu wilayah di Kota Palu, Minggu (7/10/2018). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memastikan, 60 persen Base Transceiver Station (BTS) di daerah terdampak bencana di Sulawesi Tengah sudah pulih.

Ismail Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kemkominfo mengatakan ini ketika dihubungi suarasurabaya.net, Minggu (7/10/2018).

"Intinya, sebagian besar ini kan persoalan listrik. Jadi BTS yang sudah mendapat genset dan BBM sudah bisa beroperasi. Jumlahnya sudah 60 persen ada di sejumlah lokasi. Tapi mana saja saya tidak pegang datanyaz lagi di rumah ini soalnya," ujarnya.

Sebelumnya, saat berkunjung ke Palu dan singgah di Markas Korem 132/Tadulako Sulawesi Tengah, pekan ini, dia menargetkan pada 7 Oktober, hari ini, pemulihan jaringan seluler bisa mencapai antara 70-80 persen.

Rudiantara, pada Jumat (5/10/2018) lalu mengatakan, upaya pemulihan BTS sudah dilakukan operator seluler bersama tim Kemkominfo.

Pascakejadian bencana di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 lau, ada gempa, tsunami, dan likuifaksi di Sulteng yang membuat jaringan telekomunikasi down (mati).

Saat itu, BTS yang bisa berfungsi hanya sekitar 12 persen dari total 3.694 BTS di kota Palu. Ismail mengatakan, BTS di sejumlah titik di Kota Palu yang berfungsi hanya sejumlah 184 BTS.

Di lapangan, jaringan seluler operator tertentu di beberapa kawasan di Kota Palu memang sudah berfungsi cukup baik di jaringan data seluler 4G.

Di beberapa kawasan terdampak likuifaksi seperti di Petobo maupun Sigi, jaringan seluler sudah cukup baik.

Kendala listrik di kota Palu tidak hanya berdampak pada jaringan seluler. Ini berdampak langsung pada masyarakat yang sebelum gempa banyak menggantungkan hidup pada ketersediaan listrik.

Wiranto Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM selaku Koordinator Penanganan Bencana di Sulawesi Tengah mengatakan, pascagempa ada lima gardu dari tujuh gardu listrik di Kota Palu yang rusak berat.

Dia menargetkan, dengan hadirnya 500 relawan dari berbagai daerah ke Palu untuk perbaikan infrastruktur jaringan, perlahan-lahan lima gardu yang rusak bisa diperbaiki.(den/iss)
Editor: Ika Suryani Syarief



LAINNYA