SS TODAY

Palestina Ikut Bantu Korban Gempa Palu

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:55 WIB
Ilustrasi. Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Kota Palu Sulawesi Tengah berangsur-angsur pulih meski masih ada beberapa fasilitas bandara yang rusak. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Di tengah kesusahan di dalam negerinya, Palestina memberikan bantuan bagi korban gempa serta tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

"Palestina menerima panggilan dari Indonesia atas gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah. Pemerintah dan rakyat Palestina berduka atas bencana yang melanda Palu dan sekitarnya. Semoga para korban gempa dan tsunami diberikan kesembuhan dan kekuatan," kata Zuhair Saleh Muhammad Al-Shun Duta Besar Palestina untuk Indonesia dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Bantuan Palestina, merupakan bagian dari wujud rasa persaudaraan antara Palestina dan Indonesia serta ucapan terima kasih rakyat Palestina atas bantuan Indonesia selama ini.

"Keadaan Palestina saat ini yang sudah membuat hati kami tergerak untuk membantu saudara kami Indonesia," kata dia dilansir Antara.

Imad Al-Zuhairi Direktur Jenderal Badan Kerja Sama Internasional Palestina (Palestinian International Cooperation Agency/PICA) mengatakan, rakyat Palestina prihatin atas kejadian yang menimpa masyarakat Palu dan sekitarnya.

"Donasi ini adalah rasa keprihatinan mendalam dan solidaritas kami kepada masyarakat Sulawesi Tengah," kata dia.

Palestina antara lain memberikan bantuan berupa sarung, air mineral, terpal, tenda, selimut, barang keperluan perempuan dan bayi, genset dan alat penyimpan air.

"Atas instruksi Presiden Palestina kami Badan Kerja Sama Internasional Palestina langsung memberikan bantuan kepada Indonesia di Kedutaan Besar Palestina di Jakarta," kata dia.

Bantuan tersebut akan segera dikirimkan ke Palu dan sekitarnya melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

"Sebenarnya kami mendapatkan instruksi langsung untuk segera bergerak ke wilayah terdampak gempa dan tsunami. Namun beratnya kondisi di lapangan membuat kami melaksanakan rencana kedua yaitu memberikan bantuan di Jakarta," kata dia. (ant/bid)
Editor: Restu Indah



LAINNYA