SS TODAY

Kisah Roy Saat Gempa yang Berdampak di Pulau Sapudi Sumenep

Laporan Agustina Suminar | Kamis, 11 Oktober 2018 | 11:50 WIB
Ilustrasi. Grafis: suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Bencana alam memang biasanya terjadi secara tiba-tiba. Begitu juga gempa yang melanda perairan Situbondo yang juga berdampak bagi masyarakat yang ada di Pulau Sapudi, Sumenep, Jawa Timur.

Pada Radio Suara Surabaya, Kamis (11/10/2018), Roy Endrika yang berada di Pulau Sapudi menceritakan kisahnya saat terjadi gempa berkekuatan 6,3 Skala Richter (SR) di Situbondo yang berdampak Pulau Sapudi, tepatnya di Kecamatan Gayam, Sumenep.

"Posisi kami memang sedang istirahat setelah bekerja. Kami berada di home base di Kecamatan Gayam, tiba-tiba kami merasakan getaran yang cukup besar sekali di rumah yang kami singgahi, ada suara gemuruh juga. Kebetulan kami tidur di lantai sampai posisi tidur saya itu bisa bergeser," ujarnya.

Dia juga menceritakan saat gempa terjadi, masyarakat ramai berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

"Di luar sudah ramai, pada keluar semua. Bahkan 100 meter dari home base kami, ada rumah yang sudah roboh, dan beberapa rumah lainnya plafonnya hancur dan bangunannya rusak-rusak, ada juga beberapa orang yang luka-luka," jelasnya.

Saat ini warga sedang bergotong royong membersihkan dan membantu membenahi beberapa bangunan terdampak gempa. Roy juga mengapresiasi respon masyarakat dan pemerintah setempat dalam menanggapi bencana.

"Respon tanggap bencana di sini juga cukup baik, dari pihak pemerintah juga sudah mulai mendata," katanya.

Mengenai penanganan korban gempa, menurut informasi yang Roy peroleh dari Syahbandar, nantinya pemerintah akan mencarikan tempat di sisi timur untuk pembuatan helipad.

"Nanti akan ada pembuatan helipad untuk landasan helikopter agar bantuan dan tim medis bisa segera memberikan penanganan," kata Roy. (dim/ipg)
Editor: Iping Supingah