SS TODAY

Kapolda Jatim: DPO Mucikari Prostitusi Online Bertambah Lagi

Laporan Anggi Widya Permani | Jumat, 18 Januari 2019 | 13:06 WIB
Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim saat ditemui wartawan, Jumat (18/1/2019). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Penyidikan kasus prostitusi online yang melibatkan sejumlah artis dan model, kembali membuka tabir baru. Selain empat tersangka mucikari yang sudah ditahan, penyidik menemukan bukti adanya mucikari lain yang terlibat kasus ini.

Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim mengatakan, ada dua DPO mucikari lagi yang terlibat dan akan dilakukan penangkapan secepatnya. Namun dia enggan membeberkan, siapa dua DPO mucikari tersebut.

"Saat ini sudah ada 4 mucikari yang kami tahan dan sudah dijadikan tersangka. Dari hasil pemeriksaan semalam, ternyata ada dua DPO mucikari lagi yang terlibat dan akan kami tangkap juga," kata Luki, Jumat (18/1/2019).

Luki menambahkan, bahwa masing-masing mucikari memiliki daftar artis. Tapi, saat ini pihaknya akan fokus membongkar jaringan bisnis prostitusi online ini dan menangkap para mucikari yang terlibat.

"Kami akan fokus ke mucikari dulu. Karena ini jaringan bisnis prostitusi online yang cukup besar. Masing-masing mucikari, punya data artis sendiri-sendiri," kata dia.

Sebelumnya, Polda Jatim baru saja menangkap satu DPO mucikari di Jakarta. Mucikari tersebut adalah perempuan berinisial W, yang langsung digelandang ke Mapolda Jatim oleh anggota Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (17/1/2019) malam.

Luki mengatakan, bahwa mucikari W ini memiliki peran penting dalam jaringan bisnis prostitusi online. Bersama mucikari ES, dia bertugas mendistribusikan oknum artis.

Ditangkapnya mucikari W semalam, membuat jumlah mucikari yang ditahan di Polda Jatim bertambah. Saat ini ada empat mucikari yang ditahan, di antaranya ES, TN, F, dan W. Selain keempat itu, ditengarai masih ada dua mucikari lainnya yang belum tertangkap. (ang/tin/rst)
Editor: Restu Indah



LAINNYA