SS TODAY

Kisah Mbah Daim Teman Diskusi Khofifah di Perjalanan

Laporan Zumrotul Abidin | Jumat, 15 Februari 2019 | 08:13 WIB
M Daim Yasin (64) atau akrab disapa Mbah Daim, sopir pribadi Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur sejak 15 tahun lalu. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak telah dilantik Joko Widodo Presiden sebagai Gubernur Jatim dan Wakil Gubernur Jatim 2019-2024, Rabu (14/2/2019).

Pada Kamis, (14/2/2019), Khofifah balik ke Kota Surabaya dan disambut masyarakat Jatim.

Di balik kiprah dan kesuksesan Khofifah selama ini, ternyata ada sosok sederhana yang menjadi teman diskusi Khofifah di sepanjang perjalanan. Dialah M Daim Yasin (64) atau akrab disapa Mbah Daim.

Mbah Daim merupakan sopir pribadi Khofifah sejak 15 tahun lalu. Selama Khofifah keliling di Surabaya dan Jatim, Mbah Daim selalu siap mengantar sampai tujuan.

Mbah Daim mengatakan, dia mulai menjadi sopir pribadi berawal saat aktifitas Khofifah sebagai Ketua Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Khadijah Surabaya.

Namun, jauh sebelum itu, Mbah Daim ternyata sering sekali mengantarkan Khofifah saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) Khadijah di tahun 1980.

"Saya mulai tahu beliau saat beliau SMP di Khodijah. Saya memang bekerja di Yayasan itu, jadi kalau ada kegiatan OSIS kemana-mana saya yang nyetir. Waktu itu Ibu Khofifah sebagai siswa yang aktif di OSIS," katanya kepada suarasurabaya.net, di Bandara Juanda, Kamis (14/2/2019).

Mbah Daim mengatakan, pertemuannya dengan Khofifah mulai intens kembali saat dia sering dicarter oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), tempat Khofifah mulai berkiprah di politik. Selanjutnya, Mbah Daim selalu diminta menjadi sopir pribadi dimanapun Khofifah berkegiatan.

"Kala itu waktu PPP sering mencarter saya, saya ketemu lagi dengan Ibu Khofifah. Terus saat Ibu di Partai PKB dan menjadi Ketua Yayasan Khadijah di era Gus Dur, saat itu saya lebih sering menjadi sopir pribadinya," ujarnya.

Mbah Daim menceritakan, saat mengawal Khofifah keliling Jatim saat Pilgub 2018 kemarin, Khofifah lebih sering menyempatkan istirahatnya di mobil.

"Kecepatan ya 120-130 karena kepepet jadwal. ibu Khofifah biasanya menyempatkan tidur di mobil 2 jam begitu," katanya.

Mbah Daim mengaku ikut berbahagia Khofifah kini jadi Gubernur Jatim. Sebab, Mbah Daim mengetahui persis perjuangan Khofifah di tiga Pilgub Jatim yakni tahun 2008, 2013 dan 2018.

"Saya mengawal beliau tiga kali Pilgub, tiga kali ganti Presiden di era Gus Dur, Megawati, dan SBY," kata Mbah Daim.

"Alhamdulillah, saya kagum dengan perjuangan ibu Khofifah," kata Mbah Daim yang juga selalu diminta pendapat oleh Khofifah saat akan menentukan sikap politik.

Mbah Daim menceritakan, saat Khofifah akan maju lagi di pentas Pilgub Jatim 2018 lalu, juga minta pendapat ke dia. "Ibu Khofifah bilang ke saya, maju ya Mbah Daim? Saya jawab lanjut Ibu," katanya menirukan perbincanganya dengan Khofifah di suatu kesempatan.

Sementara itu, Khofifah mengaku meski telah dilantik sebagai Gubernur tapi masih menggunakan mobil pribadi. Mobil Alpard bernopol L1 yang dipakainya dalam arak arakan penyambutan kemarin, adalah milik pribadi. Sopirnya juga masih Mbah Daim, sopir andalan Khofifah.

"Saya masih pakai mobil dan sopir sendiri. Nanti sambil jalan," kata Gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Kini, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak telah resmi menjadi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2019-2024. Dalam pidato perdananya, Khofifah siap menunaikan janji Nawa Bhakti Satya yang dikemas dalam konsep Kerja Cetar (Cepat, Tanggap, dan Responsif).

"Kami siap melayani masyarakat Jatim. Are you ready!" ujar Khofifah menutup pidatonya kemarin. (bid/tin/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



LAINNYA