SS TODAY

Diduga Simpatisan ISIS, Pelaku Penyerangan Polisi Belajar Dari Media Sosial

Laporan Anggi Widya Permani | Minggu, 18 Agustus 2019 | 15:03 WIB
Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menggeledah rumah kos pelaku penyerangan polisi di Polsek Wonokromo, Sabtu (17/8/2019) sore, di Jalan Sidosermo IV Gang 1, Surabaya. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pelaku penyerangan Polsek Wonokromo pada Sabtu (17/8/2019) sore, diduga simpatisan ISIS. Pelaku adalah laki-laki berinisial IM (31) warga Sumenep Madura. Dia tinggal bersama istrinya di kos pasutri Jalan Sidosermo IV Gang 1, Surabaya.

Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, pelaku melakukan amaliyah yang dipelajarinya melalui media sosial. Ini berdasarkan keterangan pelaku saat menjalani pemeriksaan.

"Dia belajar dari media sosial Youtube. Lalu mengaplikasikan apa yang dipelajari dengan aksi amaliyah. Dia belajar otodidak," kata Barung, Minggu (18/8/2019).

Barung enggan menjelaskan secara detail kasus ini. Sebab, kasus penyerangan anggota polisi Polsek Wonokromo ini merupakan kewenangan dari pihak Densus 88 Mabes Polri.

"Saya tidak bisa secara detail ya. Ini porsinya Densus 88," kata dia.

Sekedar diketahui, pasca penyerangan itu polisi melumpuhkan pelaku berinisial IM. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan beberapa barang bukti yang ditemukan di dalam tas.

Barang bukti tersebut di antaranya celurit, ketapel amunisi kelereng, dan air soft gun.

Selain itu, juga ditemukan dua buah kertas bergambar sebuah lambang. Barung membenarkan kalau lambang itu yang digunakan kelompok ISIS. Tapi untuk penyerangan ini, diduga dilakukan oleh perseorangan. Bukan kelompok.

Kejadian penyerangan ini berawal dari pelaku IM mendatangi layanan SPKT Polsek Wonokromo. Dengan dalih ingin membuat laporan. Namun saat akan dilayani, pelaku justru meloncat dan menyerang petugas dengan senjata tajam berupa celurit.

Akibatnya dua polisi terluka. Aiptu Agus mengalami luka di pipi sebelah kiri, tangan dan kepalanya. Briptu Febian mengalami luka lebam. Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit RKZ untuk menjalani perawatan.

Polisi juga telah menggeledah tempat kos pelaku di Jalan Sidosermo IV Gang 1. Beberapa barang bukti sudah diamankan. Polisi juga menjemput istri pelaku untuk dimintai keterangan. (ang/tin/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani