SS TODAY

Kapolri: Pelaku Penyerangan Polsek Wonokromo Pendukung JAD

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 19 Agustus 2019 | 15:10 WIB
Jenderal Polisi Tito Karnavian Kapolri meninjau langsung kondisi Aiptu Agus Sumartono di RS Bhayangkara Polda Jatim, Senin (19/8/2019). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Jenderal Polisi Tito Karnavian Kapolri meninjau langsung kondisi Aiptu Agus Sumartono di RS Bhayangkara Polda Jatim, Senin (19/8/2019). Dia adalah polisi korban penyerangan di Polsek Wonokromo pada Sabtu (17/8/2019).

Dalam kesempatan itu, Kapolri sempat mengungkapkan pelaku penyerangan berinisial IM (31) warga Sumenep. Dia menyebutkan, pelaku teridentifikasi sebagai pendukung Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Kini sedang ditangani oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri.

"Salah satu yang kita hadapi adalah ancaman terorisme. Pelaku terorisme sudah ditangkap saat itu juga. Kemudian pelaku saat ini sudah ditahan. Kita identifikasi yang bersangkutan terkait pendukung JAD," kata Tito di Mapolda Jatim, Senin (19/8/2019).

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga telah memerintahkan Densus 88 dan Polda Jatim bergabung untuk mengembangkan jaringannya. Tito mengakui, jaringan JAD ini masih ada di Jatim dan masih berkaitan dengan jaringan kasus bom gereja tahun lalu.

Untuk itu, pihaknya memerintahkan Densus 88 menangkap para pendukungnya. Terkait pelaku IM yang sudah ditangkap, merupakan self radicalism atau radikalisasi diri sendiri. Pelaku mempelajarinya lewat internet. Tapi juga bergabung dengan jaringan orang per orang.

"Detailnya nanti kami jelaskan setelah pengembangan. Termasuk istrinya yang sempat kami mintai keterangan. Untuk anak-anak, instansi Polri juga akan membantu mereka," kata dia.

Sementara itu, kondisi Aiptu Agus sudah membaik. Pihaknya juga memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa. Korban mendapatkan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya.

Dari Aiptu Agus menjadi Ipda Agus. Dua polisi lainnya yang turut membantu melumpuhkan pelaku juga mendapatkan penghargaan. Yaitu, Aiptu Heru Prasetyo, dan Brigpol Febian Lasadewa.

"Saya berkunjung ke Surabaya, ke RS Bhayangkara dalam rangka menjenguk anggota Aiptu Agus. Sekarang menjadi Ipda karena mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa," kata dia. (ang/iss)