SS TODAY

Mahasiswa Papua di Asrama Kalasan Masih Menolak Siapapun yang Datang

Laporan Denza Perdana | Selasa, 27 Agustus 2019 | 18:52 WIB
Suasana depan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya, Selasa (27/8/2019). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Lukas Enembe Gubernur Papua bersama istri juga rombongan pejabat dari Papua dan Papua Barat berupaya menemui mahasiswa Papua di Asrama Jalan Kalasan Surabaya.

Setelah dari Grahadi, mereka bertolak ke asrama ditemani Khofifah Gubernur Jatim dan Emil Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur.

Sayangnya, mahasiswa Papua di Asrama Jalan Kalasan masih menolak siapapun yang datang. Termasuk Gubernur Papua dan Gubernur Jawa Timur.

Upaya komunikasi dengan penghuni asrama belum berhasil dilakukan. Saat kedua Gubernur berkunjung, sempat ada lemparan kerikil dari dalam asrama.

Situasi ini di luar perkiraan semua pihak. Padahal, tadi di Gedung Negara Grahadi, upaya mempererat hubungan Papua dengan Jawa Timur dilakukan.

Seperti sebelumnya, Khofifah mengandalkan diplomasi Papeda dengan Gubernur Papua. Mereka menikmati bersama hidangan khas Papua itu di Grahadi.

Mereka bahkan sempat bernyanyi bersama. Selepas itu, Lukas Enembe mengatakan, dia akan tetap berupaya menemui mahasiswa di asrama.


Lukas Enembe Gubernur Papua saat di Asrama Jalan Kalasan Surabaya. Foto: Anggi suarasurabaya.net

"Kita kan harus dengar dari mereka juga. Selama kita belum ketemu belum bisa kita bicara," kata Lukas Enembe Gubernur Papua kepada wartawan di depan Asrama Jalan Kalasan Surabaya.

Sementara ini upaya untuk menemui mahasiswa di Asrama Jalan Kalasan tertunda.

Sampai sekarang sejumlah pihak kepolisian masih berjaga di lokasi.

Sementara kendaraan Gubernur Jatim dan kendaraan Gubernur Papua sudah tidak ada di lokasi.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA