SS TODAY

Kedatangan Gubernur Papua Ditolak, Kapolda Jatim: Ada Miskomunikasi

Laporan Anggi Widya Permani | Selasa, 27 Agustus 2019 | 19:53 WIB
Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim di depan asrama mahasiswa Papua pada Selasa (27/8/2019) malam. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim memberikan pernyataan terkait mahasiswa Papua yang menolak kedatangan Lukas Enembe Gubernur Papua. Menurutnya, ada miskomunikasi.

Salah satunya karena banyak rombongan yang juga ikut mendatangi asrama mahasiswa Papua. Seperti diketahui, Lukas Enembe datang bersama rombongan pejabat Papua, kemudian didampingi para pejabat Pemrpov Jatim. Termasuk Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim dan Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jatim.

Dari pantauan di lokasi, di depan asrama mahasiswa Papua pada Selasa (27/8/2019) sore cukup padat dan dipenuhi kendaraan-kendaraan yang membawa rombongan Gubernur Papua dan rombongan Pemprov Jatim. Meski demikian, Luki mengungkapkan bahwa kondisi asrama sampai saat ini masih kondusif.

"Bukan tidak berhasil. Tadi sudah terjadi komunikasi. Namun ada mis karena terlalu banyak rombongan. Sehingga ini mau dijadwal ulang," kata dia.

Adapun kedatangan Gubernur Papua di asrama ini, kata Luki, adalah untuk berkomunikasi dan menyelesaikan permasalahan yang ada. Untuk itu, pertemuan atau upaya komunikasi dengan mahasiswa Papua ini rencananya akan dijadwalkan ulang.

"Masyarakat, keluarga-keluarga dari adik-adik yang ada di Papua yang ada di Jatim, bahwa kita di Jatim tidak terjadi apa-apa dan sangat kondusif. Saya imbau adik-adik yang sedang kuliah di mana pun jangan sampai termakan dengan adanya hoaks, itu yang kami utamakan bahwa saat ini. Silakan dikomunikasikan dengan pemerintah setempat bahwa di Jawa Timur tidak ada apa-apa dan sangat kondusif," ujarnya

Sebelumnya, Lukas Enembe Gubernur Papua bersama istri juga rombongan pejabat dari Papua dan Papua Barat berupaya menemui mahasiswa Papua di Asrama Jalan Kalasan Surabaya.

Setelah dari Grahadi, mereka bertolak ke asrama ditemani Khofifah Gubernur Jatim dan Emil Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur.

Sayangnya, mahasiswa Papua di Asrama Jalan Kalasan masih menolak siapapun yang datang. Termasuk Gubernur Papua dan Gubernur Jawa Timur.

Upaya komunikasi dengan penghuni asrama belum berhasil dilakukan. (ang/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA