SS TODAY

Polisi Temukan Aliran Dana Masuk ke Rekening Veronica Dalam Jumlah Besar

Laporan Anggi Widya Permani | Jumat, 13 September 2019 | 13:58 WIB
Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Polda Jatim menemukan adanya aliran dana yang masuk ke rekening Veronica Koman tersangka kasus provokasi, dengan jumlah yang cukup besar. Ini disampaikan Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim, Jumat (13/9/2019) siang.

Luki mengatakan, uang tersebut dikirim dari rekening dalam negeri. Namun, Luki enggan membeberkan berapa nominalnya dan dari siapa aliran dana tersebut. Sebab, pihaknya masih mendalami temuan ini.

"Hasil pengembangan tim penyidik, kami dapat tambahan data. Sebelumnya, ada dua rekening yang kami sebutkan. Ini ada tambahan 6 rekening. Ini masih terus ditelusuri," kata Luki.

Menurut Luki, jumlah uang yang masuk ke rekening VK alias Veronica Koman itu tidak masuk akal. Ini melihat Veronica yang hanya berstatus mahasiswa.

Selain aliran dana yang masuk, kata dia, polisi juga menemukan laporan penarikan uang di beberapa wilayah. Seperti di Surabaya, dan Papua. Polda Jatim akan bekerja sama dengan Mabes Polri untuk mendalami temuan ini.

"Ada beberapa yang cukup signifikan dari dana yang masuk karena ada penarikan di wilayah konflik. Kami akan dalami, kami akan kerja sama dengan tim dari Mabes Polri," ungkapnya.

Sebelumnya, Polda Jatim terus mendalami insiden Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, pada 16 Agustus lalu. Salah satunya kasus provokasi dengan tersangka VK alias Veronica Koman, yang belum juga memenuhi panggilan polisi.

Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyelidiki rekening bank milik Veronica. Ini untuk menelusuri dari mana aliran dana yanv masuk beserta penggunaannya.

"Saat ini, kami menyelidiki transaksi keuangan dan mendalami dana yang masuk dari siapa serta keluar untuk siapa. Kami punya dua nomor rekening baik bank daam negeri maupun luar negeri," kata Luki, Selasa (10/9/2019).

Menurutnya, penulusuran aliran dana ini penting untuk mengungkap secara jelas terkait kerusuhan yang terjadi di Papua. Polisi juga bekerja sama dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) agar Veronica segera memenuhi panggilan penyidik.

Polisi sudah mengetahui keberadaan Veronica Koman. Dia berada di Australia dan tinggal bersama suaminya yang juga seorang WNA. Luki menyatakan pihaknya akan terus memburu dan menangkap VK agara mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Yang jelas Veronika akan saya buru dan akan saya tangkap. Ini dalam proses penyidikan, jangan sampai nanti kita akan kesulitan. Yang jelas negara tetangga, dan sangat dekat dengan Indonesia," kata Luki. (ang/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



LAINNYA