SS TODAY

Bangkai KM Santika Nusantara Diperkirakan Sudah Tenggelam dan Terbawa Arus Laut

Laporan Ika Suryani Syarief | Minggu, 25 Agustus 2019 | 13:29 WIB
KM. Santika Nusantara terbakar di perairan tenggara Pulau Masalembu. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Petugas Komando Armada (Koarmada) II Surabaya yang melaksanakan patroli di perairan tenggara Pulau Masalembu menyatakan sudah tidak melihat bangkai KM. Santika Nusantara pada Sabtu (24/8/2019) dini hari. Diperkirakan bangkai kapal tersebut tenggelam dan terbawa arus laut.

Berdasarkan perintah Laksda TNI Mintoro Yulianto Panglima Koarmada II, dua buah kapal perang yakni KRI Ahmad Yani atau AMY-351 dan KRI Karel Satsuit Tubun atau KST-356 melaksanakan patroli di lokasi KM. Santika Nusantara terbakar.

"Operasi pengamanan ini kita laksanakan dengan tujuan menjamin keamanan navigasi di laut. Artinya jangan sampai bangkai KM. Santika Nusantara menjadi bahaya navigasi bagi pengguna laut akibat posisi kapal tersebut yang belum diketahui secara pasti setelah terbakar habis," kata Kolonel Laut (P) Lukman Kharis Komandan KRI KST-356 melalui edaran pers.

Lukman juga menambahkan bahwa selain melakukan pengamanan navigasi laut, KRI KST-356 dan KRI AMY-351 juga melaksanakan pencarian dan penyelamatan terhadap korban yang dikhawatirkan masih ada, baik dalam kondisi hidup maupun meninggal dunia.

"Meski seluruh penumpang yang berjumlah kurang lebih 362 orang telah berhasil di evakuasi ke Surabaya, kami tetap melakukan pencarian terhadap korban lainnya yang dikhawatirkan masih ada," pungkas Lukman.

Rencananya kedua KRI tersebut akan tetap melaksanakan patroli untuk memastikan lokasi bangkai KM. Santika Nusantara, sebelum menerbitkan lokasi kerangka kapal guna menjamin keamanan navigasi bagi pengguna laut.(ant/iss)