SS TODAY

Mahasiswa Sempat Amankan Terduga Provokator Saat Aksi di DPRD Jatim

Laporan Denza Perdana | Rabu, 25 September 2019 | 15:20 WIB
Sejumlah massa mahasiswa Aliansi BEM Surabaya sempat mengamankan pemuda yang diduga menjadi provokator. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sejumlah massa mahasiswa Aliansi BEM Surabaya sempat mengamankan pemuda yang diduga menjadi provokator. Mereka mengamankan pemuda ini saat akan membubarkan diri dari DPRD Jatim, Rabu (25/9/2019).

"Provokator, Provokator!" Teriak mereka seraya mengeler pemuda itu masuk ke Gedung DPRD Jatim. Sejumlah pegawai DPRD Jatim lantas mengamankan pemuda itu dari amukan massa.

Di dalam gedung DPRD, pemuda itu mengaku sebagai Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Sayangnya, dia tidak membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

"Sumpah demi Tuhan, Pak. Saya mahasiswa," katanya kepada pegawai DPRD Jatim. "Kok enggak pakai almamater?" Tanya pegawai itu. "Saya tidak tahu kalau harus pakai almamater."

Menurut versinya, dia hanya bercanda dengan temannya, menyebut temannya itu "gendut." Itu terjadi saat mahasiswa bersih-bersih sampah sisa unjuk rasa di depan DPRD Jatim.

Kevin Imantaka Korlap Aksi Fakultas Ekonomi Unesa mengatakan, tidak ada yang bisa menjelaskan kronologi peristiwa provokasi karena peristiwa itu terjadi sangat cepat.

Namun, dia memastikan, semua peserta aksi dari Fakultas Ekonomi Unesa sudah dikoordinir rapi berdasarkan presensi mahasiswa. Dan mereka semua memakai jas almamater.

"Tadi kami berangkat bersama-sama dari kampus (Ketintang). Keseluruhan dari Unesa peserta aksi ada 1.000 mahasiswa. Dari Fakultas Ekonomi 350 orang," katanya.(den/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



LAINNYA