SS TODAY

Massa Aksi #SurabayaMenggugat Mulai Menguasai Jalan Bubutan

Laporan Denza Perdana | Kamis, 26 September 2019 | 12:32 WIB
Sejumlah besar massa sudah memenuhi Jalan Bubutan Surabaya, Kamis (26/9/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sejumlah besar massa sudah bergerak ke Tugu Pahlawan, Kamis (26/9/2019). Titik kumpul unjuk rasa bertagar Surabaya Menggugat ini berada di Tugu Pahlawan.

Tapi sejak di Jalan Bubutan, para pengunjuk rasa gabungan mahasiswa dan elemen masyarakat se-Surabaya ini sudah memenuhi jalan.

Cukup banyak yang memarkir sepeda motornya di badan jalan dan melanjutkan perjalanan menuju titik kumpul dengan berjalan kaki.

Saat ini sedang berlangsung konvoi dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya yang mengenakan jas almamater merah. Mereka mengibarkan bendera kampus dan bendera merah putih. Sebagian besar motor mereka parkir di depan Gedung Nasional Indonesia Bubutan.

Tampak juga sejumlah massa berpakaian hitam-hitam berjalan beriringan membawa bendera Serikat Rakyat Menggugat.

Jumlah massa saat ini, mungkin sudah puluhan ribu yang sudah berkumpul di Tugu Pahlawan.

Sejumlah anggota kepolisian, sejak perempatan Blauran ke Bubutan sudah mengarahkan masyarakat agar menghindari jalur ke arah Tugu Pahlawan.

Aksi Surabaya Menggugat ini adalah aksi puncak yang sudah disiarkan sejak beberapa lalu lewat media sosial.

Poster Surabaya Menggugat ini mengajak semua elemen masyarakat untuk turut dalam aksi unjuk rasa menolak sejumlah Rancangan Undang-undang.

Berdasarkan informasi yang diterima suarasurabaya.net dari hasil konsolidasi aksi ini beberapa waktu lalu, tidak ada satupun tuntutan tentang penurunan Presiden pada aksi ini.

Massa meminta DPR RI membatalkan Revisi Undang-Undang KPK serta menolak sejumlah Rancangan Undang-undang yang akan disahkan. Seperti Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Rancangan Undang-undang Pertanahan dan lain sebagainya.

Mereka juga menuntut pemerintah segera mengambil tindakan atas masalah Kebakaran Hutan dan Lahan serta menghentikan aksi militerisme dan menuntaskan permasalahan di Papua.(den/dwi/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA