SS TODAY

Batal Ketemu Gubernur, Aliansi Kekuatan Sipil Konsolidasikan Aksi Lanjutan Surabaya Menggugat

Laporan Denza Perdana | Selasa, 08 Oktober 2019 | 23:19 WIB
Zamzam Syahara Koordinator Aliansi Kekuatan Sipil saat menyampaikan penjelasan setelah batalnya pertemuan dengan Gubernur, Selasa (8/10/2019) malam di luar gedung negara Grahadi. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Setelah batalnya pertemuan dengan Gubernur Jatim di Gedung Negara Grahadi Selasa (8/10/2019) malam, Aliansi Kekuatan Sipil mengonsolidasikan aksi lanjutan #SurabayaMenggugat.

Aksi unjuk rasa #SurabayaMenggugat melibatkan puluhan elemen masyarakat dan mahasiswa di DPRD Jatim pada 26 September lalu. Saat itu, ada kurang lebih 25 ribu massa terlibat aksi.

Zamzam Syahara Koordinator Aliansi Kekuatan Sipil mengatakan, tuntutan mereka belum direspons baik oleh DPRD maupun Pemprov Jatim. Pertemuan dengan Gubernur untuk membicarakan tuntutan itu.

"Tapi karena tuntutan kami tidak direspons DPRD dan tidak ditemui Gubernur di Gedung Negara Grahadi, ini bukan menghambat kami, tapi justru melegitimasi bahwa akan ada aksi lagi," ujarnya.

Sebelumnya, Senin (7/10/2019), Zamzam mengatakan bahwa Aliansi Kekuatan Sipil akan menggelar aksi lanjutan #SurabayaMenggugat pada 10 Oktober bila tuntutannya tetap direspons dan dipenuhi.

"Jadi, jika bahasanya untuk mendelegitimasi aksi tanggal 10 Oktober, itu tidak ada sama sekali. Kami masih akan mengonsolidasikan kembali," katanya.

Perlu diketahui, perwakilan Aliansi Kekuatan Sipil sempat diundang Gubernur Jatim untuk bertemu di Gedung Negara Grahadi. Mereka dijamu makan malam di ruang terbuka di tepi Kalimas belakang Grahadi.

Namun, di tengah acara itu, Aliansi Kekuatan Sipil yang diwakili Zamzam Syahara menyatakan mereka tidak makan hidangan makanan yang sudah disediakan sebelum gubernur menerima tuntutan mereka.(den/tin/ipg)

Editor: Iping Supingah



LAINNYA