SS TODAY

Pakar Statistik: SUCF Berdampak Positif pada Bisnis Kreatif dan UMKM

Laporan Iping Supingah | Sabtu, 18 Mei 2013 | 10:50 WIB
suarasurabaya.net - Surabaya Urban Culture Festival (SUCF) 2013 digelar bertujuan memelihara budaya Surabaya, dengan mengikuti perkembangan jaman. Acara ini digelar di Jl. Tunjungan Surabaya, Minggu (19/5/2013).

Event yang melibatkan ribuan orang, dan puluhan pelaku bisnis di Surabaya tentunya akan berdampak pada bisnis kreatif dan Usaha Mandiri Kecil Menengah (UMKM).

Kresnayana Yahya, pakar statistik ITS sekaligus Dewan Pakar Provinsi mengamati, event SUCF ini sebagai wadah untuk menyalurkan bakat masyarakat Surabaya.

"Ini seperti orang latihan tari, membuat pakaian tari, mengkreasikan makanan lokal Surabaya, kalau tidak tempat yang mewadahi, di mana meraka bisa show," kata Kresnayana ketika dihubungi Suara Surabaya, Sabtu (18/5/2013).

Diharapkan panggung SUCF, lanjut dia, bisa didistribusi ke kecamatan, atau bahkan bisa jadi panggung tetap. Sehingga memberikan ruang bagi masyarakat yang sudah mempunyai niat, untuk membangun usaha menetap, mengkreasikan ide-idenya sepertinya makanan, pakaian, kerajinan, kesenian dan lain-lain. Hal ini menjadikan Kota Surabaya, menjadi kota yang ramah bisnis.

"Tidak hanya sekali event, ke depannya akan ada adobsi dan adaptasi dari kreasi-kreasi ini bisa dikerjakan dinikmati bahkan diimpikan masyarakat, bahkan dikehendaki oleh para konsumennya. Jadi ini seperti show case / icip-icip, ini lho makanan Surabaya," jelas Kresnayana.

Ketika setiap tahun ada event seni dan budaya rutin yang diselenggarakan, di dalamya ada petunjukan lokal Surabaya, tentunya citra Surabaya akan semakin baik.

"Kalau ada Ludruk, Kartolo, Remo, dan lain-lain, ini akan menjadikan Surabaya kota ramah bisnis, budaya, dan tentunya mencitrakan kepahlawanan Surabaya," tegas dia.

Krisnayana menambahkan, acra seperti ini tentunya akan menjadi modal cikal bakal industri paraiwisata yang sustainable dan menggairahkan.

Hal ini tentunya akan berdampak positif, di mana warga tergugah untuk turut serta dalam merealisasikan visi kota, dengan niat untuk melestarikan budaya, dan juga memberikan tempat untuk ekonomi kreatif secara melembaga, serta mendorong setiap unit usaha dan pelaku bisnis yang ada untuk mengagendakan acara serupa setiap sebulan sekali. (bim/ipg)

Teks Foto:
- Stand kuliner di SUCF 2012 lalu sangat diminati. Bahkan dagangan sebagain besar habis sebelum acara SUCF berakhir.
Foto: Dok. suarasurabaya.net
Editor: Iping Supingah



LAINNYA