SS TODAY

Berharap SUCF Tidak Hanya Diikuti Warga Surabaya

Laporan J. Totok Sumarno | Sabtu, 18 Mei 2013 | 15:13 WIB
suarasurabaya.net - Sukses perhelatan perdana Surabaya Urban Culture Festival (SUCF) tahun lalu, bakal dilanjutkan dengan pagelaran kedua kalinya, Minggu (19/5/2013) disepanjang Jl. Tunjungan, Surabaya. SUFC 2013 akan menghadirkan beragam pentas seni, serta tradisi Suroboyoan, yang makin besar dan menarik. Demikian Arif Rofiq kepala UPTD STKW Surabaya.

Bahkan Arif yakin SUFC ini akan dihadiri oleh warga dari daerah dan propinsi lain, karena terkesan dengan keragaman acara. Di masa mendatang, Arif juga yakin akan ada warga daerah lain yang akan mengisi acara SUFC.

“Saya yakin bahwa SUCF nantinya akan bertumbuh dan menjadi lebih besar dari yang ada saat ini. Dan seiring dengan pertumbuhan itu, saya berharap bahwa tidak hanya warga Kota Surabaya yang mengikuti SUCF,” terang Arif.

Arif Rofiq yang juga seorang koreografer sepertinya tidak berlebih memiliki harapan seperti itu, mengingat sampai saat ini memang masih tidak banyak terselenggara festival-festival atau perhelatan acara seni budaya seperti yang dihelat dalam SUCF.

“Justru ditengah sulit dan minimnya penyelenggaraan kegiatan-kegiatan semacam itu, saya yakin SUCF bakal menjadi besar. Karena bukan rahasia lagi kan membuat sebuah festival itu tidak mudah dan membutuhkan banyak elemen pendukung,” kata Arif Rofiq.

Oleh karena itu, Rofiq berharap nantinya SUCF juga memberikan kesempatan penampil atau peserta yang bukan berasal dari Surabaya saja.

“Meskipun nama kegiatannya ada kesan Suroboyo, tetapi tidak salah jika didalamnya juga ada sesuatu yang bukan dari Surabaya. Mengingat keberagaman dan banyaknya seni tradisi daerah lain yang juga layak dipertontonkan dan dipertunjukkan kepada masyarakat,” lanjut Arif Rofiq pada suarasurabaya.net, Sabtu (18/5/2013).

SUCF 2013, dijadwalkan dihelat disepanjang Jl. Tunjungan, Surabaya, dengan menampilkan berbagai kesenian. Mulai dari sajian kuliner tradisional, pentas Ludruk pelajar, tari tradisional dan kontemporer serta tidak ketinggalan tari Remo.(tok/ran)

Editor: Rangga Umara S.



LAINNYA