SS TODAY

Sarip Tambak Oso di SUCF

Laporan Fatkhurohman Taufik | Minggu, 19 Mei 2013 | 19:26 WIB
suarasurabaya.net - Penampilan ludruk dari SMA Katolik St. Louis ramaikan malam Surabaya Urban Culture Festival (SUCF) 2013 yang digelar di sepanjang Jl. Tunjungan Surabaya, Minggu (19/5/2013) malam.

Menampilkan cerita Sarip Tambak Oso, belasan pelajar dari SMA St Luois ini sempat mengocak perut ribuan pengunjung SUCF. Apalagi, ludruk dibawakan dengan penuh canda dan sindiran.

Tak hanya itu, penampilan anak-anak SMA yang berdandan menor nan bahenol juga menjadikan tontonan sangat terhibur.

Dalam pentas malam ini, cerita Sarip Tambak Oso diceritakan utuh seperti legenda yang selama ini beredar di Masyarakat.

Sarip, pemuda dari Desa Tambak Oso yang keras, namun penyayang dan selalu membantu kaum miskin ini, setidaknya harus melawan Belanda dan Paidi, jagoan dari desa tetangga.

Meski beberapa kali dibunuh, namun sesuai legenda, Sarip tetap saja hidup selama ibu kandungnya tetap hidup.

Sarip juga diceritakan suka mencuri, namun harta hasil curian dibagikan kepada warga tidak mampu di desanya. Dan seterusnya, para pelajar ini mencoba membawakan lakon Sarip hingga usai.

Sementara itu, selain penampilan pelajar SMA Katolik St. Louis, di dua panggung lainnya yang telah disediakan, para pengunjung SUCF juga dihibur dengan penampilan aneka group band. (fik)

Teks Foto :
- Penampilan ludruk dari SMA Katolik St. Louis
Foto : Taufik suarasurabaya.net


LAINNYA